DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 15:19 WIB

Tanggapi Survei Kompas, PSI Jabar: Kita Gempur Rumah Warga

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Tanggapi Survei Kompas, PSI Jabar: Kita Gempur Rumah Warga Foto: Istimewa
Bandung - Survei Litbang Kompas menempatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terancam tak lolos ke DPR RI dengan raihan elektabilitas 0,9 persen. PSI Jabar siap habis-habisan berkontribusi untuk elektabilitas parpol agar bisa lolos.

"Di Jabar sampai hari ini akan berjuang untuk berkontribusi besar ke parliamentary threshold secara nasional," ucap Sekjen PSI Jabar Reza Arfah saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).

Reza mengatakan berdasarkan data, PSI di Jabar memang menemui jalan terjal. Sebab, kata dia, PSI merupakan partai baru dan Jabar masih didominasi oleh PKS.

"Tapi saya rasa tetap akan memberikan kontribusi. Kalau di Jabar PSI-nya menang, enggak lah, tapi masuk parliamentary di Provinsi, Kota dan Kabupaten optimis lah. Susah bukan berarti tidak dijalankan, tantangannya gede lah," tutur Reza.

Sisa waktu kurang dari sebulan ini akan dimanfaatkan betul PSI Jabar. Salah satu strategi yang akan dilakukan ialah door to door ke rumah-rumah warga. Para caleg PSI dari Dapil di Jabar pun terus melakukan door to door ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan data, kata dia, pihaknya sudah melakukan door to door ke 11 ribu rumah di Bandung. Belum lagi para caleg, Giring Ganesha atau Giring 'Nidji' misalnya, caleg PSI Dapil Jabar 1 ini sudah melakukan door to door ke 210 ribu rumah warga.

"Jadi ada beberapa data-data di lapangan itu kenapa kita tetap percaya. Kita gempur habis-habisan ke rumah-rumah warga," ucapnya.

Dalam survei Litbang Kompas, PSI masuk di kategori ketiga, yakni parpol yang tingkat elektabilitasnya di bawah ambang batas parlemen. Ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Survei Litbang Kompas digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Litbang Kompas membandingkan perolehan suara parpol di Pemilu 2014, elektabilitas pada Oktober 2018 dan elektabilitas pada Maret 2019.

Berikut elektabilitas PSI dalam tiga waktu berbeda tersebut:
Pemilu 2014: -
Oktober 2018: 0,4%
Maret 2019: 0,9%



Simak Juga "Politisi Muda PSI Vs PAN Adu Gagasan soal Pendidikan Indonesia":

[Gambas:Video 20detik]


(dir/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed