DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 13:34 WIB

Mentan dan Bupati Bandung Barat Kompak Sebut 'Petani Ngahiji'

Yudha Maulana - detikNews
Mentan dan Bupati Bandung Barat Kompak Sebut Petani Ngahiji Foto: Yudha Maulana
Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Bupati Bandung Barat Aa Umbara kompak menyebut jargon "Petani Ngahiji" saat menyapa ribuan petani pada acara Hari Krida Nasional (HKN) di area komplek perkantoran Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (21/3/2019).

Dalam sambutannya, Amran membahas bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah dibagikan selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Amran mengungkapkan bantuan dari pemerintah pusat ke Jawa Barat sejak 2014 telah mencapai Rp 30 triliun. Ia juga menyebut soal bantuan alat mesin pertanian di seluruh Jawa Barat yang nilainya Rp 500 miliar.

"Khusus Bandung Barat bantuan total 4 tahun lebih mencapai total Rp 1,3 triliun, mau ditambah lagi ?" ujar Amran.

"Makanya petani harus bersatu," sambung Amran kemudian yang disambut gelak tawa dari para tamu undangan.

Gimmick berbau politik pun disampaikan Bupati Bandung Barat Aa Umbara yang memberikan sambutan sebelum Amran.

"Pak menteri datang satu orang, pak dandim satu orang, pak danrem satu orang. Kemudian pak kapolres satu orang datang, satu persatu. Kenapa pak dirjen ketawa, iya ini datang satu-satu," kelakarnya.

Aa lalu mengajak para petani untuk bersatu dengan cara ngahiji (bersatu). "Bersatu teh kudu (harus) ngahiji. Siap ngahiji?" tanyanya yang disambut kata 'siap' dari tamu undangan.

Tamu undangan berasal dari petani, kepala desa, ASN, stake holder lainnya.

Lalu Aa mendoakan agar petani Kabupaten Bandung Barat menjadi nomor satu. "Yang juara mah, juara no berapa? Petani satu," teriaknya.

Saat dikonfirmasi mengenai jargon "Petani Bersatu" usai sambutan, Amran dan Aa menolak bahwa jargon itu bertendensi politik dan tak ada kaitannya dengan Pemilu pada April mendatang.

"Maksudnya agar petani itu bersatu, bahu membahu meningkatkan produksi, ini profesional," ujar Amran yang diamini oleh Aa.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed