detikNews
Kamis 21 Maret 2019, 10:12 WIB

Suami Stroke, Wanita Tua Ini Pikul Cilok Puluhan Kilogram

Syahdan Alamsyah - detikNews
Suami Stroke, Wanita Tua Ini Pikul Cilok Puluhan Kilogram Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Langkah kakinya berat. Dua kotak pikulan kayu berisi cilok seberat hampir 30 kilogram ditopang di pundaknya. 'Kret, kret, kret', bunyi pikulan tiap Saminem (50) menjejakan kakinya.

Setiap hari warga Kampung Cikukulu, RT 07 RW 02, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan,Sukabumi itu menempuh perjalanan sejauh 2 hingga 3 kilometer untuk berjualan. Kehidupan itu dia jalani selama 6 tahun terakhir, setelah Lili Suhaeli (60), suami tercintanya menderita stroke.

Aktivitas Saminem dimulai pukul 05.00 WIB, dimulai dari pasar untuk membeli bahan - bahan membuat cilok. Kegiatannya membuat olahan cilok sesekali diselingi dengan mengurus keperluan dua putrinya yang masih SMP dan SD.

"Sudah 6 tahun, sejak suami kena Stroke saya yang mencari nafkah. Ada dua anak dan dapur yang harus ngebul yang menjadi beban tanggungan setiap harinya," kata Saminem kepada detikcom, Kamis (21/3/2019) pagi.
Suami Stroke, Wanita Tua Ini Pikul Cilok Puluhan KilogramFoto: Syahdan Alamsyah

Setiap hari Saminem membawa 70 sampai 100 butir cilok hasil olahannya sendiri. Sudut sempit perkampungan hingga sekolah dia datangi. Sehari Saminem bisa mendapat Rp 50 ribu. Kalau ramai, dia bisa membawa pulang Rp 100 ribu lebih.

"Sebagian saya sisihkan untuk modal olahan cilok besoknya, sebagian lagi saya sisihkan untuk anak ada juga yang buat dapur," lirihnya.

Saminem tidak menampik, bantuan pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dia terima dari pemerintah. Namun dia tidak mau berpangku tangan hanya berdiam diri tanpa menafkahi keluarganya.

Semua itu dia jalani dengan ikhlas tanpa mengeluh, meski terkadang dia berharap perputaran roda kehidupan membawanya untuk menapaki kehidupan yang lebih baik. Anak-anaknya bersekolah, suaminya sehat dan dia tidak perlu lagi berkeliling jualan cilok.

"Saya ikhlas, jangan nanyain capek ya pasti namanya mencari nafkah ga ada yang enak. Kalau bisa milih ya mending diem di rumah usaha di rumah, anak sekolah suami sehat. Yang pasti saya enggak mau kalau ngemis-ngemis, selama saya sehat saya ikhlas berjualan cilok buat keluarga," tandas dia.
Suami Stroke, Wanita Tua Ini Pikul Cilok Puluhan KilogramFoto: Syahdan Alamsyah



(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed