DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 14:49 WIB

Petani Relakan Sawah Rusak Demi Evakuasi Helikopter Jatuh

Deden Rahadian - detikNews
Petani Relakan Sawah Rusak Demi Evakuasi Helikopter Jatuh Proses evakuasi helikopter jatuh di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Sosok petani bernama Endang patut diacungi jempol. Ia adalah salah seorang warga yang kali pertama menolong para korban, dan kini merelakan sawah miliknya rusak untuk proses evakuasi helikopter.

Pada saat helikopter tipe BO-105M PK-EAH jatuh di kawasan Situhiang, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Endang sedang beraktivitas di sawah bersama petani lainnya.

"Pas helikopter jatuh saya dengar ada suara minta tolong. Saya langsung lari tolong, walau pun ternyata itu bahaya katanya bisa meledak," ujar Endang di lokasi, Minggu (17/3/2019).
Petani Relakan Sawah Rusak Demi Evakuasi Helikopter JatuhFoto: Deden Rahadian/detikcom

Saat itu ia mencoba mengeluarkan para korban yang masih terjepit di antara badan helikopter. Selanjutnya ia mencari kayu untuk menandu korban ke tempat lebih aman.

Tak hanya itu Endang pun kini merelakan sawahnya rusak akibat dilintasi banyak orang. Bahkan kerusakan diprediksi semakin besar karena proses evakuasi helikopter akan melewati sawah.

"Saya mah ikhlas padinya ke injak-injak juga. Yang penting korban selamat, petugas lancar evakuasinya. Insyaallah saya mah enggak rugi," katanya.


Sementara itu Camat Cigalontang Sobari akan melakukan pendataan terhadap sawah warga yang terkena dampak. Meski warga ikhlas, namun pihaknya tetap akan membantu mengajukan kompensasi.

"Kita data dulu sawahnya. Walau pun pada ikhlas, tapi tetap kita ajukan untuk kompensasi. Masalah diterima atau tidaknya, itu kita serahkan pada warga," ujar Sobari.

Petani Relakan Sawah Rusak Demi Evakuasi Helikopter JatuhFoto: Deden Rahadian/detikcom

Seperti diketahui helikopter tipe BO-105M PK-EAH jatuh di kawasan Situhiang, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, jatuh pada Sabtu 16 Maret kemarin.

Akibat kejadian tersebut pilot, co-pilot dan dua penumpang mengalami luka-luka. Saat ini keempatnya masih menjalani perawatan di rumah sakit sekitar Tasikmalaya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed