DetikNews
Kamis 14 Maret 2019, 15:57 WIB

Kepala Diskar Bandung: Warga Malah Selfie Kalau Ada Kebakaran

Tri Ispranoto - detikNews
Kepala Diskar Bandung: Warga Malah Selfie Kalau Ada Kebakaran Acara HUT ke-100 Pemadam Kebakaran di Kota Bandung. (Foto: dok.Humas Pemkot Bandung)
Bandung - Tahun ini Pemadam Kebakaran genap berusia 100 tahun. Berjalannya waktu, tantangan demi tantangan terus terjadi. Bahkan tantangan semakin berkembang seiring kemajuan teknologi.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan kemajuan teknologi membuat waktu respons petugas untuk membantu warga semakin cepat. Di sisi lain teknologi menjadi tantangan.

"Masyarakat di lokasi masih sering kalau ada kebakaran malah foto selfie-selfie, bukan membantu," ujar Ferdi usai peringatan HUT Damkar Tingkat Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Kamis (14/3/2019).

Silakan sebenarnya mau foto selfie, tapi yang perlu diingat itu keselamatan. Kepala Diskar PB) Kota Bandung Ferdi Ligaswara
Padahal, kata Ferdi, sambil menunggu petugas datang warga bisa membantu mengamankan lokasi atau korban. Minimal mensterilkan lokasi agar memudahkan saat petugas datang dan bekerja.

"Silakan sebenarnya mau foto selfie, tapi yang perlu diingat itu keselamatan. Kita saling bantu," kata Ferdi.

Meski begitu Ferdi mengapresiasi kini semakin banyak orang yang peduli saat petugas sedang dalam perjalanan. "Begitu sirene terdengar, masyarakat sudah mulai memberikan ruang lebar. Itu sangat berarti, karena kita hitungannya detik," ucapnya.

Kepala Diskar Bandung: Warga Malah Selfie Kalau Ada KebakaranAcara HUT ke-100 Pemadam Kebakaran di Kota Bandung. (Foto: dok.Humas Pemkot Bandung)
Dalam kesempatan itu Ferdi juga mengingatkan pentingnya warga untuk siap menghadapi kebakaran atau bencana. Salah satunya dengan memiliki brankas sebagai tempat menyimpan barang berharga. Tak kalah penting, warga juga diharapkan bisa memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Orang sekarang ini HP saja bisa punya dua, mahal. Tapi untuk beli APAR yang harganya Rp 300-400 ribu itu kesadarannya masih rendah. Jadi saya berharap itu juga menjadi perhatian," ujar Ferdi.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed