DetikNews
Selasa 12 Maret 2019, 20:24 WIB

Nekat! Pria Gendong Anak Panjat Tower Ancam Bunuh Diri di Purwakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Nekat! Pria Gendong Anak Panjat Tower Ancam Bunuh Diri di Purwakarta Sejumlah orang menggagalkan percobaan bunuh diri seorang pria yang bawa anaknya panjat tower. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Purwakarta - Depresi gara-gara diminta cerai oleh sang istri, Iwan Sopianto (35), nekat gendong anak perempuannya panjat tower setinggi 40 meter di Purwakarta, Jawa Barat. Iwan mengancam akan bunuh diri.

Peristiwa menggegerkan ini berlangsung di Kampung Cikuda, RT 7 RW 2, Desa Karyamekar, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (12/3/2019), sekitar pukul 14.00 WIB. Iwan bersikeras menahan anaknya dan terus mengancam akan melompat meski sudah dibujuk warga. Bahkan, Wakil Bupati Purwakarta Aming ikut memanjat tower dan membujuk lelaki tersebut.

"Kebetulan saya lewat dan warga saya yang terancam. Karena sudah terbiasa manjat dulu di gunung, jadi langsung manjat untuk menolong," ujar Aming usai mengevakuasi Iwan di tempat kejadian.

Aksi tidak terpuji ini dilakoni Iwan diduga dipicu istrinya yang meminta cerai, selain itu 10 hari terakhir anak pertamanya meninggal dunia lantaran sakit. Pria pengangguran ini lantas nekat menggendong anaknya yang masih berusia 3 tahun menaiki tower.

"Jadi istrinya minta cerai, dia (Iwan) menolak. Karena mungkin depresi jadi ngancam bunuh diri dengan lompat di atas tower," ucap Aming.

Nekat! Pria Gendong Anak Panjat Tower Ancam Bunuh Diri di PurwakartaProses evakuasi pria gendong anak yang nekat panjat tower. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Selama satu jam lebih dia bertahan di atas tower. Ulah ekstrem Iwan berhasil digagalkan setelah istri membujuknya turun. Wabup Purwakarta bersama sejumlah warga dan personel Damkar bergegas naik ke tower untuk menyelamatkan.

Pada pukul 15.15 WIB, Iwan dievakuasi dalam keadaan lemas dan nyaris pingsan. Upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan Iwan membuat heboh warga setempat. Ratusan warga berkerumun untuk melihat proses evakuasi yang mendebarkan ini.

Kasus percobaan bunuh diri ini ditangani Polsek Cibatu Purwakarta. Sedangkan Iwan dan anaknya dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Pelaku diduga depresi karena putri pertamanya meninggal dunia dan istrinya minta cerai," kata Kapolsek Cibatu AKP Ali Murtado.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed