Pemprov Jabar Jawab Absennya Wagub Uu di Sidang Kasus Bansos Tasik

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 11 Mar 2019 18:12 WIB
Foto: Dadang Hermansyah
Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat buka suara terkait mangkirnya Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum sebagai saksi kasus sunat dana bantuan sosial (bansos) Kabupaten Tasikmalaya. Uu disebut tengah menghadiri kegiatan di Jakarta sehingga absen di persidangan.

"Bahwa Wagub yang juga sebagai Plh Gubernur Jawa Barat, hari ini kegiatan ke Jakarta menghadiri undangan langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman untuk acara peresmian National Plastic Action Partnership," ujar Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Jabar Hermansyah dalam keterangan resminya, Senin (11/3/2019).

Hermansyah mengatakan tidak bisa hadirnya Uu sudah disampaikan langsung kepada Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menyidangkan kasus sunat bansos tersebut. Hermansyah menyebut, ketidakhadiran Uu bukan berarti menghindar dari kasus hukum yang tengah diadili.

"Wagub sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan sesuai prosedur dan mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.



Uu diminta hadir dalam sidang hari ini setelah penetapan dari majelis hakim. Akan tetapi, meski surat panggilan sudah dilayangkan jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Uu tak terlihat hadir.

Kehadiran Uu sebagai saksi, untuk dimintai keterangan terkait instruksinya terhadap Abdul Kodir tentang kegiatan Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) dan pembagian hewan kurban saat menjabat Bupati Tasikmalaya pada tahun 2017. Kedua kegiatan tersebut diduga menggunakan biaya dari hasil sunat bansos. (dir/ern)