detikNews
Senin 11 Maret 2019, 17:40 WIB

2 Penambang Tewas, Warga Sempat Pasang Blower di Lubang Emas

Syahdan Alamsyah - detikNews
2 Penambang Tewas, Warga Sempat Pasang Blower di Lubang Emas Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Sukabumi - Dua penambang emas ilegal, Rohmat (26) dan Suhendar (25), tewas diduga menghirup gas beracun di dalam lubang tambang di Kampung Pamoyanan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Rekan-rekan korban dibantu warga sempat memberikan pertolongan dengan cara menggunakan blower ke dalam lubang.

Upaya itu gagal. Dua pria tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam lubang maut.

"Beberapa saksi, di antaranya rekan korban, sempat memasang alat blower ke dalam lubang dengan harapan menyingkirkan gas beracun. Namun upaya yang dilakukan selama satu jam itu tidak berjalan dengan baik. Dua korban tewas di dalam lubang," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi kepada detikcom, Senin (11/3/2019).


Beberapa saksi kemudian turun ke dalam lubang tersebut. Jasad Rohmat dan Suhendar ditemukan nyaris saling tindih. Setelah terangkat, jasad kemudian diserahkan kepada keluarganya.

"Kita sudah melarang aktivitas pertambangan emas tanpa izin (Peti) yang memang sudah dilakukan warga bertahun-tahun itu. Peringatan dan larangan itu seringkali diabaikan oleh warga sekitar," ujar Nasriadi.

Dua korban diketahui merupakan warga Kecamatan Ciemas. Sejumlah unsur muspika kecamatan belum memberikan respons terkait aktivitas pertambangan ilegal di wilayah mereka.

Peristiwa maut itu berlangsung Minggu (10/3), sekitar pukul 09.00 WIB. Polisi menyelidiki insiden tersebut. "Anggota masih berada di lokasi, kasusnya masih kita selidiki," kata Nasriadi.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com