DetikNews
Kamis 28 Februari 2019, 17:21 WIB

Kampanyekan Jokowi-Ma'ruf, Wagub Uu Klaim Tetap Jalankan Tugas

Mochamad Solehudin - detikNews
Kampanyekan Jokowi-Maruf, Wagub Uu Klaim Tetap Jalankan Tugas Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum membantah soal terlalu sibuk membantu pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jabar. Dia mengklaim tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil gubernur di tengah kegiatan politiknya.

"Saya sebagai pimpinan di Jabar bersama Kang Emil (Ridwan Kamil) harus menjadi negarawan. Simpan dulu karakter politisi karena kami harus menjalankan tugas tanggung jawab sebagai pimpinan daerah. Tapi diakui kalau ada kesempatan melakukan kegiatan politik, tapi tidak fokus," ujar Uu di Gedung Sate, Kamis (28/2/2019).


Uu mendapat kritikan dari anggota DPRD Jabar. Sebagaimana disampaikan anggota Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya yang menilai Uu terlalu sibuk berkampanye sementara tugas utama sebagai wakil gubernur sedikit dilupakan.

Bahkan Uu juga sempat berurusan dengan Bawaslu gara-gara ada dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukannya. Dia dianggap memanfaatkan acara temu ilmiah forum silaturahmi studi ekonomi islam regional Jabar untuk melakukan deklarasi dukungan kepada pasangan 01. Acara itu digelar di Kabupaten Tasikmalaya.

Uu mengaku, telah menjelaskan masalah itu kepada Bawaslu Tasikmalaya. Dia juga memastikan kegiatan deklarasi yang dilakukannya itu tidak melanggar aturan dalam pelaksanaan kampanye atau kegiatan lainnya.

"Saya sebagai politisi sudah melaksanakan event politik (beberapa kali jadi) memahami aturan," ucap Uu.


Sebelumnya Anggota Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya mengingatkan agar Ridwan Kamil dan Uu tidak mengorbankan integritasnya hanya untuk kepentingan sesaat. Karena, menurutnya, sosok Ridwan Kamil dibutuhkan sebagai gubernur seluruh masyarakat Jabar, bukan sebagai pendukung pasangan 01.

"Jangan sampai tercederai integritas beliau (Ridwan Kamil) sebagai gubernur dan Uu sebagai wakil gubernur oleh kepentingan sesaat seperti ini. Kita lebih mementingkan beliau sebagai gubernur seluruh Jabar bukan sebagai gubernur 01," ucapnya.

Dia akan mencoba berkomunikasi dengan pimpinan dewan untuk mengingatkan Ridwan Kamil dan Uu agar tidak mengulang kesalahannya. "Kalau seperti ini, kami akan secara formal dan informal mengimbau supaya tidak terulang lagi. Saya akan komunikasi dengan pimpinan dewan supaya ada pernyataan," kata Abdul.
(mso/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed