detikNews
Senin 25 Februari 2019, 14:45 WIB

Hilda Hilang Sejak 3 Bulan Lalu, Polisi Minta Keluarga Kooperatif

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Hilda Hilang Sejak 3 Bulan Lalu, Polisi Minta Keluarga Kooperatif Hilda Fauziah (18) (Foto: Istimewa)
Bandung - Polisi terus mencari Hilda Fauziah (18). Gadis berparas cantik asal Tasikmalaya ini dikabarkan hilang sejak November 2018. Keluarga Hilda diminta kooperatif.

"Yang jelas kita butuh kooperatif. Mungkin ada komunikasi dengan sanak saudara lainnya atau kerabat lainnya, kita mohon di informasikan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (25/2/2019).


Permintaan polisi tersebut untuk mencari berbagai petunjuk kemungkinan kemana larinya Hilda. "Kita butuh dari sanak saudaranya, karena kalau ada menghubungi supaya kita tahu nomor telepon terakhir dan sebagainya. Supaya kita bisa komunikasi dengan Hilda," kata Truno.

Polda Jabar membantu Polres Tasikmalaya menelusuri keberadaan Hilda. Informasi terakhir yang didapat polisi, Hilda berada di Kabupaten Garut.

"Prinsipnya Polda Jabar dengan Polres Tasik terus mencari. Informasi terakhir dugaannya di Garut, sudah kita tindaklanjuti. Namun faktanya atau hasil kegiatan yang kita lakukan, pencarian belum menemukan hasil. Tapi kita tetap mencari," tutur Truno.

Awalnya sang ibu, Ailah (42), menyebut anaknya tersebut kabur dari rumah gegara dijodohkan. Namun kini Ailah meluruskan ungkapannya tersebut.

"Saya ralat, anak saya enggak lari (kabur) akibat mau dijodohkan," kata Ailah di kantor Desa Cikawung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/2/2019).


Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya menemukan fakta-fakta bahwa di Kampung Cijambu, tempat Hilda bermukim, terdapat tradisi 'kawin gantung'. Ailah mengakui soal 'kawin gantung ini.

Bahkan, menurut dia, Hilda sudah menyanggupi nikah dengan pria tetangganya bernama Uyep. "Memang sudah tradisi (soal 'kawin gantung'), ditandai sejak kecil di sini (tradisi di Kampung Cijambu). Anak saya hilang dua pekan menjelang pernikahan dan sebelumnya mengiyakan mau dinikahi Uyep," tutur Ailah yang menyampaikan soal 'kawin gantung' saat Hilda kelas 2 SMA atau setahun lalu.
(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com