Jejak Kelam Jamaludin Pembakar Anak-Istri di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 23 Feb 2019 08:47 WIB
Lokasi satu keluarga tewas di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Jamaludin (38) tewas setelah membakar diri di depan istrinya, Iis (28), dan anak angkatnya, Rahayu alias Ayu (10). Aksi nekat Jamaludin itu juga berujung tewasnya istri dan anak angkatnya. Sejumlah fakta kembali terungkap, selain hutang Jamaludin mengaku kerap bermain judi online.

Fakta itu diungkap Jajun (50) pemilik rumah sekaligus orang tua angkat Iis saat berbincang dengan Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Jumat 22 Februari kemarin.
Jajun mengatakan Jamaludin dan Iis menjual tempat tinggal mereka di Depok. Rumah tersebut dijual kepada dua orang seharga Rp 140 Juta dan Rp 130 juta. Kepada Iis, Jamaludin hanya mengaku menjual kepada satu orang.

"Dia jual rumah di Depok, kepada pembeli pertama seharga Rp 140 juta kemudian kepada pembeli kedua dengan cara dicicil seharga Rp 130 juta. Iis hanya tau yang dicicil saja," ucap Jajun.


Iis akhirnya mengetahui perbuatan suaminya itu. Pembeli pertama kerap mencari suaminya dan mulai menekan keluarganya. Jamaludin sendiri mulai menghilang. Hal inilah yang membuat Iis pulang dan tinggal di kediaman ayah angkatnya, Jajun, di Sukabumi.

Mengetahui kepergian istrinya, Jamaludin menyusul ke Sukabumi. Saat itulah Jamaludin bercerita soal uang yang dia gunakan untuk berjudi online kepada Jajun.

"Saya tanya uang itu habis kemana, dia bilang judi online. Saya sendiri enggak paham apa itu judi online. Enggak ngerti," katanya.

Jejak Kelam Jamaludin Pembakar Anak-Istri di SukabumiSosok Jamaludin. (Foto: Istimewa)


Jamaludin sempat memaksa Iis pulang ke Depok. Namun permintaan itu ditolak Iis yang berujung kepada ancaman bunuh diri. Rabu 20 Februari lalu, ancaman itu dibuktikan Jamaludin. Dia membakar diri hingga menewaskan istri dan anak angkatnya.

(sya/tro)