DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 22:42 WIB

Ramai Video Oknum Dishub Kabupaten Bandung Tinju 'Pak Ogah'

Wisma Putra - detikNews
Ramai Video Oknum Dishub Kabupaten Bandung Tinju Pak Ogah Cuplikan video oknum petugas Dishub Kabupaten Bandung memukul seorang pria. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Kabupaten Bandung - Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung meninju seorang warga pengatur lalu lintas atau 'Pak Ogah' di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Momen peristiwa tersebut terekam video lalu viral di media sosial (medsos).

Video berdurasi sekitar 23 detik itu menampilkan seorang pria berseragam Dishub Kabupaten Bandung memukul 'Pak Ogah' di parkiran minimarket, Simpang Soreang. Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo menyebutkan oknum petugas inisial NN itu berstatus Pekerja Harian Lepas (PHL).

"Jadi begitu melihat videonya, kami langsung konfirmasi ke bidang, saya juga ada. Langsung dilakukan pemanggilan terhadap oknum pelaku. Memang betul itu anggota kami, saya juga kenal orangnya," kata Eric saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (20/2/2019).

Eric menuturkan perselisihan tersebut berawal dari teguran oknum PHL Dishub Kabupaten Bandung kepada 'Pak Ogah' yang tak diindahkan, saat pengamanan Milenial Road Safety, Minggu (17/2) dan pengamanan Persib, Senin (18/2). Menurutnya, meski sudah ditegur di dua hari itu, 'Pak Ogah' tersebut tetap kekeuh mengatur lalu lintas di persimpangan jalan tersebut.

Buntut masalah itu, terjadilah pemukulan terhadap 'Pak Ogah' tersebut, pada Selasa (19/2) ."Jadi, kami memberi imbauan kepada 'Pak Ogah', untuk Minggu dan Senin itu jangan beraktivitas karena pengendalian simpang akan dilakukan oleh Dishub Kabupaten Bandung dan Polres Bandung. Ternyata korban ('Pak Ogah') masih melakukan pengaturan, akhirnya pas Selasa ditegur," tutur Eric.

Eric menyesalkan oknum petugas Dishub tersebut bertindak memukul 'Pak Ogah'. "Pemukulan itu salah, hal tersebut itu salah. Tapi yang ingin dalami, kenapa kok imbauan tersebut berujung pemukulan," ujarnya.

Usai mendapat keterangan dari anggotanya itu, Eric langsung mengecek tempat kejadian. Namun pihaknya tidak bertemu dengan 'Pak Ogah' tersebut.

"Kami konfirmasi ke penjual gorengan yang ada di video itu, dari keterangannya itu bukan terkait masalah pungutan parkir yang diviralkan di video. Kan yang di video terkait minta jatah parkir, dari keterangan anggota kami juga tidak," ucapnya.

"Kata penjual gorengan mungkin ada masalah pribadi, korban orang situ dan anggota kami juga suka pam (pengamanan) di situ," kata Eric menambahkan.

Setelah dilakukan pemanggilan, oknum anggota PHL Dishub Kabupaten Bandung itu sementara tidak bertugas hingga kasus ini jelas faktanya. "Sementara tidak boleh pam (pengamanan) dulu, sampai ada tindak lanjut. Kami ingin dalami dulu, nanti tindak lanjut termasuk adanya hukuman disiplin dari pimpinan terkait status kepegawaian. Dia kan bukan PNS tapi PHL, terkait sanksinya kami juga akan koordinasi dengan pihak SDM terkait hal ini," ujar Eric.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed