DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 13:22 WIB

Kutuk Kades Tak Pro Jokowi, Bupati Kuningan Dicecar 7 Pertanyaan

Sudirman Wamad - detikNews
Kutuk Kades Tak Pro Jokowi, Bupati Kuningan Dicecar 7 Pertanyaan Bupati Kuningan dipanggil Bawaslu/Foto: Sudirman Wamad
Kuningan - Bupati Kuningan Acep Purnama memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait ucapannya saat memberi sambutan dalam acara deklarasi capres dan cawapres nomor urut 01. Ucapan Acep itu viral di media sosial.

Politisi PDI Perjuangan itu dicecar tujuh pertanyaan oleh Bawaslu terkait ucapannya dalam video yang beredar di media sosial. Acep mengaku ucapannya dalam potongan video yang tersebar bukanlah materi inti.

Acep membicarakan soal dana desa di hadapan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin yang tergabung dalam Tim Akar Rumput-Kabupaten Kuningan. Acep juga mengutuk kepala desa (kades) yang tak mendukung Jokowi. Karena, menurut Acep, rezim Jokowi berhasil membangun desa melalui dana desa.

"Itu bukan materi, tapi semangat saya. Total tujuh pertanyaan yang disampaikan ke saya,"ucap Acep usai dimintai klarifikasi di kantor Bawaslu Kuningan, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019).

Di tempat yang sama, Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan mengatakan pemanggilan terhadap Acep merupakan langkah Bawaslu untuk membuat kajian ada tidaknya pelanggaran pemilu. "Apakah masuk kategori pelanggaran atau tidak. Total ada tujuh sampai delapan pertanyaan," kata Jalil.



Lebih lanjut, Jalil menjelaskan pertanyaan yang disampaikan ke Acep seputar agenda deklarasi Tim Akar Rumput yang dihadiri Acep di Hotel Cigugur pada Sabtu (16/2/219) lalu. "Kami bertanya tentang konten yang beredar. Sebagai apa hadir di acara itu, siapa yang mengundang. Jadi ini belum selesai, kita akan kaji. Kita belum bisa memastikan dugaan pelanggarannya," kata Jalil.

Sebelumnya ramai di media sosial, video Acep mengutuk para kepala desa (kades) yang tak mendukung Jokowi. Karena, menurut Acep, Jokowi telah membangun desa melalui dana desa. Bawaslu menyelidiki ada tidaknya pelanggaran pemilu yang dilakukan Acep.

"Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi, berarti laknat," kata Acep dalam video itu.


Simak Juga 'Ada Bupati Kutuk Kades Tak Pro-Jokowi, Mendagri Serahkan ke Panwas':


(ern/err)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed