DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 12:57 WIB

72 Rumah Rusak Diterjang Hujan Badai di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
72 Rumah Rusak Diterjang Hujan Badai di Ciamis Rumah rusak akibat hujan badai di Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Sebanyak 72 rumah rusak akibat terjangan hujan badai di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Ciamis, Jawa Barat, Senin (18/2) kemarin. Puluhan warga harus mengungsi ke rumah saudara dan kerabat. Tercatat satu warga bernama Yayah mengalami retak tulang bahu karena tertimpa plafon.

Kepala Desa Bangunharja Carikin mengatakan berdasarkan pendataan sementara rumah warga mengalami rusak ringan, sedang dan berat. Umumnya kerusakan akibat tertimpa pohon sekitar rumah, sebagian hanya bagian genting berjatuhan tersapu angin.

"Dari 72 rumah itu yang terdampak ada 72 kepala keluarga, terdiri dari 250 jiwa. Untuk yang mengungsi sekitar 50 orang diarahkan ke rumah saudara atau tetangga. Sekarang sudah ada tenda dari BPBD Ciamis didirikan di lapang voli untuk digunakan warga yang ngungsi," kata Carikin.

Saat ini warga dibantu BPBD Ciamis, Tagana Ciamis dan anggota TNI-Polri bergotong royong membereskan rumah dan menebang pohon yang menimpa rumah.

"Bantuan ada dari BPBD Ciamis berupa 40 paket sembako, langsung kami distribusikan kepada warga. Memang kejadian ini yang pertama kali dialami, kondisinya cukup parah," ucapnya.

72 Rumah Rusak Diterjang Hujan Angin di CiamisHujan badai juga menumbangkan pohon. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Sementara itu, salah seorang warga, Ikah, mengaku saat ini terpaksa harus mengungsi ke rumah saudaranya. Karena kondisi rumah semi permanen yang ia tempati bersama cucunya rusak, atap bocor.

"Kejadian angin kencang ini cukup mengerikan, hujan disertai angin kencang terlihat muih (mutar). Baru pertama kali. Tadi malam saya ngungsi karena takut ada angin lagi, nanti juga kemungkinan masih ngungsi," ujar Carikin.

Kabid Darlog BPBD Ciamis Ani Supiani menjelaskan peristiwa hujan disertai angin kencang di Ciamis pada Senin (18/2) melanda tiga kecamatan yakni Cisaga, Kawali dan Lumbung.

"Berdasarkan laporan, puluhan rumah rusak bervariasi di tiga Kecamatan itu, paling parah memang di Cisaga. tapi untuk data pastinya saat ini anggota sedang melakukan pendataan. Kami sudah dirikan tenda darurat di Cisaga, juga menyalurkan bantuan," ucap Ani.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed