DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 15:14 WIB

Ungkapan Terakhir Bos Tekstil Sebelum Dimutilasi: My Girl Son

Tri Ispranoto - detikNews
Ungkapan Terakhir Bos Tekstil Sebelum Dimutilasi: My Girl Son Ujang Nuryanto. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Kasus mutilasi di Malaysia yang menimpa bos tekstil asal Bandung, Ujang Nuryanto, dan teman wanitanya, Ai Munawaroh, masih terus didalami Polri dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Hingga kini kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.


Nuryanto memiliki akun Facebook dengan nama Yanto Nuryanto. Layaknya sebuah media sosial, sejumlah profil dan kegiatan Nuryanto ditampilkan dalam setiap halaman.

"Saya Yanto yang sudah lama bergerak di bidang kain textile di indonesia. saya telah berbagai pengalaman kerja dalam bidang textile....," tulis Nuryanto dalam laman profilnya, sebagaimana dilihat detikcom, Sabtu (16/2/2019).

Dalam laman tersebut Yanto memiliki harapan untuk membangun bisnisnya lebih baik lagi. Ia akan berkaca dari sejumlah pengalaman yang dialaminya.

"Dalam usaha jasa, banyak sekali rintangan yang dihadapi, dan banyak sekali orang orang yang tidak bertanggung jawab atas semua prilakunya. Kepercayaan semua itu menjadikan modal paling utama," tulis pria berusia 37 tahun itu.


Terakhir, Yanto menuliskan pesan maaf kepada yang pernah bekerja sama dengannya. Dia meminta restu agar diberi kesempatan mengembangkan usahanya itu agar lebih baik ke depannya.

"Hal hal yang lama saya sudah hapus semua dan kembali ke hal yang baru.supaya dapat maju bersama.....," tutup tulisan di profil tersebut.

Di bagian linimasa terakhir atau tepat pada 21 Januari 2019 pukul 21.29 waktu Malaysia, Nuryanto mengunggah foto anak perempuan cantik dengan gaun berwarna putih dan bandana merah muda. Postingan tersebut diberi keterangan 'My Girl Son' oleh Nuryanto.

Positngan ini diduga kuat dibuat pada saat Nuryanto berada di Malaysia. Sebab sesuai rencana, dia pergi ke Malaysia bersama temannya, Ai Munawaroh, mulai 17 Januari hingga 23 Januari 2019 untuk menagih utang. Namun sejak 22 Januari, Nuryanto tak bisa dihubungi. Hingga akhirnya, pada 26 Januari, warga Malaysia geger dengan penemuan potongan mayat yang tak lain jasad Nuryanto dan Ai.


Jejak keberadaan Ai di Malaysia pun terlihat di akun Facebook-nya. Ai membagikan keberadaan lokasinya di Kuala Lumpur, pada Jumat (18/1). Di hari itu, Ai memposting juga dua foto berpose duduk di kursi dan dalam mobil. Pada Sabtu (19/1), Ai memamerkan fotonya saat mengunjungi Batu Caves Temple, Kuala Lumpur. Ada dua foto dan satu video yang diposting, sekitar pukul 17.53.

Pada malam harinya, Ai kembali mengunggah fotonya selagi di Kawasan Suria Kuala Lumpur City Centre (KLCC).


Saksikan juga video 'Cerita di Balik Mutilasi Bos Tekstil Asal Bandung':

[Gambas:Video 20detik]


(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed