DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 12:41 WIB

Penampakan Radio Antik yang Serupa Milik Soedirman dan Sukarno

Tri Ispranoto - detikNews
Penampakan Radio Antik yang Serupa Milik Soedirman dan Sukarno radio Philips BX676X yang serupa dengan milik Panglima Besar Jenderal Soedirman. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Perjuangan bangsa Indonesia lepas dari belenggu penjajah tak bisa dipisahkan dari keberadaan radio. Sebut saja Bung Tomo yang membakar semangat pejuang lewat suaranya di siaran radio.

Selain Bung Tomo, rupanya ada tokoh lain yang memanfaatkan radio sebagai senjata. Dia ialah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Pria kelahiran 24 Januari 1916 ini memanfaatkan radio Philips BX676X untuk memantau pergerakan perjuangan nasional.


Sebenarnya radio asli milik Pak Dirman ini disimpan di Museum Sasmita Loka Yogyakarta. Hanya saja Komunitas Radio Antik Bandung (KRAB) memiliki koleksi radio yang sama dengan sang jenderal.

Kurator Pameran Radio Antik Prayudi Wibowo mengatakan radio tersebut merupakan milik temannya. Saat itu, secara fisik radio masih utuh dan 'gagah'. Hanya saja sudah rusak dan mati.

"Sebenarnya ini rusak dan mati. Saya reparasi sampai akhirnya nyala kembali," ujarnya saat ditemui detikcom di acara Pameran Radio Antik, belum lama ini.

Penampakan Radio Antik yang Serupa Milik Sukarno dan SoedirmanPanitia pameran memajang foto Presiden Soekarno saat memegang radio Philips BIN206U di Istana Negara. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Sesuai dengan kodenya 'X' berarti radio bisa menyala dengan sumber aki atau DC lainnya melalui vibrator converter. Radio buatan Belanda ini berbahan kayu dan pertama kali diproduksi pada tahun 1947.

Radio lainnya yang memiliki nilai sejarah adalah Philips BIN206U. Radio ini adalah produksi nasionalisasi Philips yang membuka pabriknya di Kota Bandung.

Saat itu untuk merayakan produksi ke 100 ribu, perwakilan Philips di Indonesia memberikan langsung radio tersebut pada Presiden pertama Indonesia Sukarno di Istana Negara. Bahkan prosesi penyerahan bisa dilihat langsung di foto yang terpajang di museum.

"Radio ini cukup historis dan fotonya milik teman saya di Belanda. Saya cukup intens dengan beliau. Sehingga dapat menemukan foto tersebut yang jarang ada. Magnet Bung Karno jadi suatu nilai tersendiri dalam pameran kali ini," katanya.

Penampakan Radio Antik yang Serupa Milik Sukarno dan SoedirmanRadio antik berjuluk Gatotkaca. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Satu radio lagi yang legendaris ialah Philips BX638A yang dijuluki radio Gatotkaca. Julukan tersebut mengacu pada lambang bintang di tengah radio yang mirip dengan simbol di dada Gatotkaca. Radio buatan 1953 ini juga menjadi primadona para kolektor Indonesia.

Pameran Radio Antik hadir di Museum Kota Bandung mulai 14 Februari hingga 21 Ferbuari 2019. Pameran digelar dalam rangka memeriahkan World Radio Day yang diperingati setiap tanggal 13 Februari.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed