DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 14:58 WIB

Pengacara Sebut Bos Tekstil Dapat Ancaman Sebelum ke Malaysia

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Pengacara Sebut Bos Tekstil Dapat Ancaman Sebelum ke Malaysia Foto: Wisma Putra
Bandung - Bos tekstil asal Kabupaten Bandung Ujang Nuryanto (37) tewas dimutilasi di Malaysia. Tak sendiri, teman wanitanya Ai Munawaroh (30) pun diduga jadi korban mutilasi. Sebelum berangkat ke Malaysia, Nuryanto disebut mendapat ancaman.

Hal itu diungkapkan pengacara Nuryanto, Hermawan saat mendatangi Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (14/2/2019). Menurut Hermawan, cerita soal ancaman itu diutarakan Nuryanto sebelum berangkat ke Malaysia. Namun Hermawan tak menjelaskan secara rinci terkait ancaman itu.

"Ancamannya adalah sebuah teror yang mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap Pak Nuryanto atau keluarganya," ucap Hermawan.



Hermawan tak mengungkap bentuk ancaman seperti apa yang dialami Nuryanto. Namun menurutnya, ancaman itu berupa ancaman langsung dan berkaitan dengan bisnisnya.

"Ancamannya langsung. Permasalahannya ya mungkin masalah bisnis, bisa saja," kata dia.

Dia tak menjelaskan lagi perihal ancaman itu. Menurut Hermawan, soal ancaman tersebut akan dikoordinasikan dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar sekaligus berkoordinasi untuk membuat laporan polisi.

"Ya nanti digelar dulu. Apakah itu bisa dikategorikan mengancam atah tidak," tuturnya.



Sebelumnya, Nuryanto dikabarkan menghilang sejak 22 Januari 2019. Saat itu pihak keluarga mengetahui Nuryanto pergi ke Malaysia untuk urusan bisnis kain dengan warga negara Pakistan yang tinggal di Malaysia sejak 17 Januari 2019.

Pada 26 Januari lalu, publik Malaysia digemparkan oleh penemuan mayat laki-laki dan perempuan yang dimutilasi di pinggir Sungai Laboh, Selangor. Dari hasil penelusuran keluarga, kedua mayat itu mengarah ke Nuryanto dan Ai Munawaroh.

Pihak keluarga baru mengetahui ternyata Nuryanto pergi bersama Ai ke Malaysia pada 17 Januari. Sang istri, Meli Rahmawati (33), hanya mengetahui sang suami pergi sendiri ke Malaysia untuk menagih uang hasil penjualan tekstil di sana sebesar Rp 7 miliar.


Simak Juga 'Cerita di Balik Mutilasi Bos Tekstil Asal Bandung':

[Gambas:Video 20detik]


Pengacara Sebut Bos Tekstil Dapat Ancaman Sebelum ke Malaysia

(dir/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed