DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 15:23 WIB

Kunjungi Wyataguna, Mensos Disambut Demo Penyandang Disabilitas

Mochamad Solehudin - detikNews
Kunjungi Wyataguna, Mensos Disambut Demo Penyandang Disabilitas Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Puluhan siswa penyandang disabilitas netra menggelar aksi demontrasi di kawasan Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyataguna, Kota Bandung. Mereka menuntut Menteri Sosial Agus Gumiwang mencabut Peraturan Menteri Sosial Nomor 18/2018 tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana tenkis rehabilitasi sosial penyandang disabilitas di lingkungan direktorat jenderal rehabilitasi sosial.

Agus yang datang untuk membagikan alat bantu dengar untuk sejumlah penyandang disabilitas langsung disambut nyanyian Halo-Halo Bandung dari para peserta aksi. Satu spanduk bertuliskan 'Jangan Rebut Cita dan Masa Depan Kami Segera Cabut Permensos 18 Tahun 2018'.

Pasalnya aturan tersebut dinilai merugikan para penghuni panti. Melalui aturan tersebut nomenklatur Wyataguna yang asalnya berbentuk panti menjadi balai. Kondisi itu berdampak pada pelayanan yang diberikan.

Contohnya menyangkut daya tampung dari Wyataguna dari asalnya mampu menerima penyandang disabilitas ratusan kini dibatasi hanya 50 sampai 60 orang. Selain itu waktu pembinaan juga menjadi berkurang.

"Pertama Permensos yang menjadi dasar kita menentang PSBN menjadi balai. Di mana balai tidak lagi menerima kami. Adapun kalau menerima hanya 50 sampai 60 orang dan waktu tinggal hanya 6 bulan," ucap Koorinator Aksi Karisma Nurhakim, dalam aksinya Rabu (13/2/2019).

Mereka meminta Agus menjelaskan terkait lahirnya peraturan tersebut. Selain itu para peserta aksi meminta agar Permensos 18/2018 segera dicabut.

"Menurut kami penerapan Permensos bertentangan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Maka kami minta cabut Permensos 18/2018," katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang akan menampung aspirasi yang disampaikan para penyandang disabilita yang tergabung dalam Forum Akademisi Luar Biasa.

"Kita sudah dengar, nanti kita undang. Tapi tanggapannya tidak sekarang," ujarnya.
(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed