DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 15:10 WIB

Investor Korsel dan Jepang akan Bangun PLTSa di Garut

Hakim Ghani - detikNews
Investor Korsel dan Jepang akan Bangun PLTSa di Garut Foto: Hakim Ghani
Garut - Pemerintah Kabupaten Garut segera bekerjasama dengan perusahaan dari Korea Selatan dan Jepang untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Bupati Rudy Gunawan mengatakan perusahaan listrik dari Korea Selatan dan Jepang berminat berinvestasi di Garut dalam hal pengolahan sampah.

"Pemkab Garut menggandeng perusahaan dari luar negeri untuk mengolah sampah agar menjadi energi terbarukan," ujar Rudy kepada wartawan di kantornya, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Rabu (13/02/2019).

Program pengolahan sampah menjadi energi baru sudah direncanakan sejak dulu. Pemkab Garut tengah mengusahakan kerjasama itu akan terjalin dalam waktu dekat.

Rudy menjelaskan, kedua perusahaan itu akan menginvestasikan teknologi dan alat penunjang pengolah sampah lain senilai Rp 50 miliar.

"Seluruhnya ditanggung kedua investor," katanya.

Untuk menunjang program tersebut, Pemkab Garut akan menambah lahan tempat pembuangan akhir (TPA) di kawasan TPA Pasir Bajing, Tarogong Kaler seluas 5 hektare.

Potensi sampah per hari dari perkotaan Garut sebesar 500 ton. Hingga kini, per hari, pemerintah terkait baru mampu mengangkut 300 ton sampah per hari.

"Sampah sebanyak itu akan diolah jadi energi listrik sekitar 25 megawatt yang kemudian akan disalurkan ke PLN," pungkasnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed