DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 14:44 WIB

Disangka Siluman, Babi di Pangandaran Diburu Warga Sekampung

Andi Nurroni - detikNews
Disangka Siluman, Babi di Pangandaran Diburu Warga Sekampung Kondisi babi hutan yang mati. (Foto: istimewa)
Pangandaran - Seekor babi meresahkan warga kampung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Babi hutan yang tidak diketahui asal-usulnya itu keluar-masuk kampung pada Rabu (13/2/2019).

Sejak kemunculannya teridentifikasi warga sekitar pukul 08.00 WIB, binatang pengerat ini memancing perhatian warga kampung di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran. Tak butuh waktu lama, histeria warga semakin besar mendatangkan massa.

"Orang-orang pada teriak, 'babi ngepet, babi ngepet'. Ada kayaknya 100 orang ngejar-ngejar," ujar Sutris (40), salah seorang saksi mata, kepada detikcom.

Menurut Sutris, drama pengejaran babi tersebut berlangsung sekitar satu jam. Si babi keluar-masuk kebun dan pekarangan rumah warga dan membuat warga yang mengejarnya kewalahan.

Polah babi yang panik dan menerjang ke segala penjuru tak sedikit membuat takut warga. Sugiman (56), salah seorang warga, menjadi korban setelah kena seruduk babi.

"Untungnya dia (babi hutan) nyangkut kena jaring, di situ ditembak sama warga," ucap Sutris.

Tewasnya si babi tak mengurangi kerumunan massa. Hingga siang, warga berdatangan melihat sosok babi tak bernyawa.

Lantaran dibaringkan tak jauh dari jalan raya, banyak warga pelintas jalan yang berhenti untuk melihat si babi yang beratnya diperkirakan sekitar 30 kilogram tersebut. Bahkan, kata Sutris, polisi dari Polsek Pangandaran pun turun tangan mengamankan lalu lintas.

Setelah diperiksa 'orang pintar', menurut Sutris, babi betina tersebut diyakini hanya babi hutan biasa. Bukan babi jadi-jadian atau siluman seperti dituduhkan warga.

Bangkai babi itu, sambung dia, dibawa sejumlah pemuda kampung yang biasa berburu babi. "Enggak tahu diapain, disate kali ya?" kata Sutris sambil tertawa.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed