DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 17:42 WIB

TNI Bangun Rumah untuk Keluarga Penyantap Makanan Busuk

Syahdan Alamsyah - detikNews
TNI Bangun Rumah untuk Keluarga Penyantap Makanan Busuk TNI di Cianjur bersama warga memulai pembangunan rumah untuk Bakri dan keluarga. (Foto: ist)
Cianjur - Puluhan personel TNI dari Kodim 0608 dibantu warga mulai membangun rumah baru untuk keluarga Bakri (72) di Kampung Kiarapayung, Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat. Keluarga Bakri sempat menjadi sorotan karena terpaksa memasak makanan busuk.

Rumah Bakri juga direlokasi dari tempat tinggal sebelumnya. Alasannya agar Bakri, Aisyah (40) dan Jujun (9) lebih mudah diawasi oleh warga.

"Mereka kan sebelumnya tinggal di tengah sawah, di lahan warisan orang tuanya. Dengan relokasi harapan kita pola hidup Pak Bakri sekeluarga bisa berubah tidak seperti sebelumnya" ungkap Dandim 0608 Cianjur Letkol INF Rendra Dwi Ardhani, Selasa (12/2/2019).



Selain TNI, Rendra menjelaskan pihaknya juga dibantu personel Polres Cianjur dan pemerintahan desa dan kecamatan setempat.

"Mudah-mudahan kurang dari satu bulan rumah keluarga pak Bakri sudah selesai kita bangun. Kita kerahkan personel maksimal dan mulai bergotong royong mengerjakan rumah yang rencananya berukuran 6 x 4,5 meter," ujar Rendra.

TNI Bangun Rumah untuk Keluarga Penyantap Makanan Busuk TNI di Cianjur bersama warga memulai pembangunan rumah untuk Bakri dan keluarga. (Foto: ist)
Sejak mendapat sorotan, berbagai pihak termasuk relawan sosial ramai mendatangi kediaman Bakri. Berbagai bantuan mengalir dengan harapan kehidupan Bakri menjadi lebih baik.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengapresiasi langkah semua pihak yang peduli dengan kondisi warganya itu. Dia memberikan dukungan penuh terhadap proses rehabilitasi sosial keluarga Bakri.

"Sejak awal saya sudah perintahkan Kades, Camat dan Dinas Sosial untuk melakukan penanganan-penanganan yang memang diperlukan. Bahkan Dinas Kesehatan terutama Puskesmas sudah bergerak sejak lama untuk memonitor kondisi kesehatan keluarga pak Bakri. Mereka kan memang didiagnosa sebagai penyandang disabilitas mental, perawatan ke panti termasuk hal lainnya juga sudah kita lakukan," tutur Herman.


(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed