DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 16:07 WIB

Kapal Dihantam Ombak, 4 Nelayan Indramayu Hilang di Karawang

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Kapal Dihantam Ombak, 4 Nelayan Indramayu Hilang di Karawang Ilustrasi orang tenggelam. (Foto: Thinkstock)
Karawang - Kapal nelayan Sinar Laut asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tenggelam dihantam gelombang di Perairan Sadewa, Kecamatan Tirtajaya, Karawang. Dari 10 anak buah kapal, 6 orang ditemukan selamat, dan 4 lainnya hilang.

Empat nelayan yang hilang adalah Dray (24) asal Paranti, Indramayu, Husni (19) asal Kali Kulon Indramayu, Asep (35) asal Kali Kulon, Indramayu dan Amad (18) asal Jenguk Indramayu.

Kasatpolairud Polres Karawang AKP Sitorus menuturkan peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (10/2). "Namun kami baru menerima laporan pada Senin malam (11/2), sekitar jam setengah sepuluh ," kata Sitorus saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Selasa (12/2/2019).

Musibah yang menimpa kapal Sinar Laut tersebut terjadi sewaktu para ABK asyik memancing cumi-cumi. Saat itu, nakhoda Supardi melego jangkar di sekitar perairan Sadewa.

"Tiba-tiba datang ombak besar menghantam kapal dan terbalik, sehingga nakhoda dan 9 ABK tercebur ke laut dan terseret ombak, 6 nelayan berhasil ditemukan saat berlindung di atas perahu seharian," tutur Sitorus.

Keenam nelayan yang ditemukan selamat terdiri nahkoda Supardi (42) asal Parean, Indramayu, Tarjono (23) asal Parean, Renaldi (20) asal Parean, Azis (24) asal Kamdang Haur, Alif (18) asal Gabus dan Waskani (25) asal Haurgeulis.

Keenamnya, menurut Sitorus, berhasil melewati malam di tengah lautan dengan berpegangan pada perahu yang masih mengambang. Pada Senin pagi (11/2/) sekira pukul 09.00 WIB, keenamnya ditemukan sejumlah nelayan yang melaut.

Keenam korban lalu dievakuasi ke Kampung Betok Mati, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Karawang. Saat ini, Polairud Polres Karawang sedang menyisir perairan Sadewa untuk mencari empat korban yang masih hilang.

"Kami juga mengajak para nelayan sepanjang perairan Karawang untuk kiranya dapat membantu mencari korban," ujar Sitorus.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed