DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 10:32 WIB

Lumpur yang Menutup Jalan Pasca Tanggul Jebol Pasirjati Berkurang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Lumpur yang Menutup Jalan Pasca Tanggul Jebol Pasirjati Berkurang Foto: Dony Indra Ramadhan
Kabupaten Bandung - Proses pembersihan lumpur pasca tanggul jebol di Pasirjati, Kabupaten Bandung terus dilakukan. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur di jalan.

Berdasarkan pantauan detikcom di komplek Jatiendah, Pasirjati, Kecamatan Cilengkrang, Kota Bandung pada Selasa (12/2/2019) pukul 09.30 WIB, material lumpur di area jalan mulai berkurang. Sebelumnya material lumpur menutupi sejumlah jalan seperti di depan tanggul yang jebol dan di depan rumah-rumah warga.

Untuk hari ini, material lumpur yang menutupi jalan hanya di depan tanggul yang jebol. Lumpurnya setinggi mata kaki orang dewasa.

Proses pembersihan dilakukan menggunakan satu alat berat. Selain itu, pembersihan pun melibatkan unsur kepolisian, pemadam kebakaran, TNI dan masyarakat sekitar.

Selain pembersihan lumpur di jalan, pembersihan rumah-rumah warga terdampak juga dilakukan. Lumpur yang masuk dibersihkan menggunakan air dari mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bandung. Di lokasi terlihat ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan.

Seperti di salah satu rumah warga, petugas pemadam kebakaran tampak bekerja ekstra membersihkan lumpur di dalam rumah. Air disemprotkan ke berbagai penjuru rumah.

"Ya kita hari ini rencananya mau membersihkan jalan. Akan tetapi tadi ada permintaan dari warga untuk membersihkan rumah sehingga kita lakukan," ucap Maman Supriatna komandan regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung saat berbincang dengan detikcom di lokasi.

Maman mengatakan untuk pembersihan ini pihaknya mengerahkan dua unit armada. Namun tak menutup kemungkinan untuk mempercepat proses, tambahan unit akan dikerahkan.

"Kalau diperlukan akan kita kerahkan," tuturnya.

Maman menambahkan proses pembersihan rumah-rumah warga juga dilakukan pihak damkar. Apabila ada permintaan, pihaknya senantiasa melakukan pembersihan tersebut.

"Warga yang terkena imbas kalau meminta kita lakukan. Untuk saat ini baru satu rumah," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya insiden ini menewaskan tiga orang yaitu ibu dan bayinya serta seorang gadis. Rumah mereka bertetangga danrata dengan tanah.


(dir/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed