"Penolakan RUUP seharusnya dilihat sebagai bentuk kepedulian paling jujur kalangan musisi hari ini. Tidak hanya demi kemajuan musik hari ini, tapi lebih untuk terjaminnya perlindungan dan kemerdekaan berkarya generasi mendatang," ujar Ezra kepada detikcom melalui pesan singkat, Minggu (10/02/2019).
VoB telah menyiarkan lagu tersebut melalui akun Instagramnya @voiceofbaceprot. Lagu tersebut kini tengah digodok dan akan dirilis dalam versi full band dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menganalogikan UU sebagai benang atau tali yang sebaik apapun niatnya untuk melindungi, pasti ada efek mengikat, kaku dan seragam. Musik mempunyai unsur-unsur kebebasan dan kemandirian lebih dari hal-hal lain yang selama ini telah diikat dengan UU," ujar Ezra.
"Membaca RUU Permusikan seperti membaca represi ORLA (kentut patut orla) membacai bau busuk ORBA (kentut manut orba) musisi dikebiri, suara dinista, kebebasan dipenjarakan," sepenggal lirik lagu 'Kentut RUUP' yang diunggah VoB di akun IG @voiceogbaceprot, Selasa (05/02).
Kenali Lebih Dekat 'VOB', Band Metal Berhijab dari Garut, Simak Videonya:
(tro/tro)











































