DetikNews
Sabtu 09 Februari 2019, 18:24 WIB

Gudang KPU Cirebon Rembes Air Hujan, Sejumlah Kotak Suara Rusak

Sudirman Wamad - detikNews
Gudang KPU Cirebon Rembes Air Hujan, Sejumlah Kotak Suara Rusak Foto: Sudirman Wamad
Cirebon - Sejumlah kotak suara yang disimpan di gudang KPU Kabupaten Cirebon rusak akibat kebanjiran. KPU saat ini tengah mendata jumlah kotak suara yang basah akibat kena air hujan.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon Saefuddin Jazuli mengaku kaget adanya kejadian tersebut. Pasalnya, kejadian tersebut merupakan kali pertamanya, padahal KPU telah menggunakan gudang yang berada di Kecamatan Plumbon itu sudah lama.

"Kejadian ini di luar dugaan. Ternyata memang curah hujan tinggi, akibat angin kencang air masuk melalui celah-celah yang ada di gudang," kata Jazuli kepada awak media di gudang logistik KPU Cirebon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019).

Lebih lanjut, Jazuli menerangkan air hujan yang masuk melalui celah-celah gudang itu membahasi sejumlah kotak suara yang ada di gudang. Untuk mengantisipasi kerusakan kotak suara, KPU Cirebon menjemur sejumlah kotak suara yang basah.

KPU mengaku belum bisa memastikan jumlah kotak suara yang rusak akibat terkena air hujan. "Kita lagi hitung jumlahnya berapa. Kita nanti data, berapa yang diganti dan mana yang hanya perbaikan. Sekarang kita langsung jemur," ucap Jazuli.

Gudang KPU Cirebon Bocor, Sejumlah Kotak Suara RusakFoto: Sudirman Wamad


Jazuli menambahkan pihaknya sepakat untuk memindahkan logistik Pemilu 2019 ke gudang lainnya yang lebih aman. "Yang masih bagus kita pindahkan ke gudang lain, yang aman. Di sini ada empat gudang, yang paling belakang masih aman," katanya.

Ia menambahkan kotak suara yang disimpan di guang itu merupakan kotak suara yang telah dirakit. Totalnya sebanyak 14.745 kotak suara.


Simak Juga 'KPU Siapkan Aplikasi Sistem Penghitungan Suara':

[Gambas:Video 20detik]


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed