Ditemui usai pertemuan, Oded menjelaskan pertemuan pertama dilakukan dengan jajaran direksi dan dewan pengawas PD BPR. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai salah satu direksi yang berhenti bertugas.
"Untuk itu saya sudah instruksikan ke Kabag Perekonomian, Asda 2 dan PD BPR untuk menyusun skema rekrutmen pengganti yang berhenti," ujar Oded.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oded menegaskan optimisme tersebut bisa tercapai jika PD BPR mau mengikuti arahannya dalam menghadirkan rasa keadilan dan berjalan sesuai dengan aturan yang ada. "Kemudian dari Rp 24 miliar kredit macet, sudah lima miliar yang berhasil kita tarik. Jadi sisa Rp 19 miliar. Mang Oded optimistis itu bisa tahun ini," katanya.
Sementara pertemuan kedua dengan PD Pasar Bermartabat juga membahas mengenai badan pengawas yang akan habis masa kerjanya dalam waktu dekat.
"Terkait hal itu saya sudah minta untuk segera menyikapinya. Nanti dibahas apakah rekrutmen baru atau memperpanjang sebelumnya. Tentu itu setelah dilakukan evaluasi," ucap Oded. (tro/bbn)











































