Serangan Ulat Bikin Cabai 'Inul' Anjlok

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 06 Feb 2019 14:30 WIB
Hama ulat serang kebun cabai jenis 'inul' di Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Kebun cabai milik petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diserang hama ulat. Hal itu mengakibatkan kualitas cabai jadi buruk hingga harga cabai jenis 'inul' anjlok.

Salah satunya kebun cabai milik Darso (56), petani asal Kampung Karikil, Sukatani, Cisurupan. Darso memiliki tiga hektare lahan kebun cabai 'inul'. Saat ini, semuanya diserang hama ulat.

"Ada sekitar tiga hektare lahan cabai saya. Sekarang kondisinya diserang ulat semua," ujar Darso kepada wartawan di kebun miliknya, Rabu (6/2/2019).

Serangan Ulat Bikin Cabai 'Inul' AnjlokPetani memperlihatkan hama ulat yang menyerang kebun cabai di Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Ulat menyerang kebun-kebun cabai sejak sebulan terakhir. Hal itu muncul akibat cuaca yang buruk.

Darso mengungkapkan serangan hama itu membuat kualitas cabai jadi buruk. Mulanya harga cabai jenis 'inul' berkisar Rp 50 hingga 80 ribu per kilogram, kini harganya hanya Rp 8 ribu per kilogram.

"Kalau jumlah panen tidak berkurang. Hanya kualitasnya buruk," kata Darso.

Para petani kini mulai bertindak dengan menyiram tanamannya dengan obat. Namun hal tersebut belum berhasil menghilangkan ulat. Para petani berharap pemerintah turun tangan memberi solusi untuk memberantas hama ulat. (bbn/bbn)