Menginap Murah dan Wisata Sosial di Kampung Nusantara Pangandaran

Andi Nurroni - detikNews
Minggu, 03 Feb 2019 14:51 WIB
Kampung Nusantara, alternatif tempat wisata dan penginapan di Pangandaran. (Foto: Andi Nurroni/detikcom)
Pangandaran - Sebuah perkampungan di Kabuaten Pangandaran, Jawa Barat, menawarkan wisata edukasi dengan harga sangat terjangkau. Di tempat bernama Kampung Nusantara ini wisatawan bisa tinggal di homestay murah sekaligus berkegiatan sosial dengan warga.

Kampung yang berada di Dusun Cikubang, Desa Cinta Karya, Kecamatan Parigi ini bisa dijangkau dengan berkendara sekitar 45 menit dari Pantai Pangandaran. Di sini wisatawan bisa menginap di rumah warga yang sudah didesain khusus bertema Nusantara.

Menginap Murah dan Wisata Sosial di Kampung Nusantara PangandaranFoto: Andi Nurroni
Lokasi yang sunyi dan asri, dengan sawah dan kebun hijau di sekitarnya menjadikan tempat ini cocok untuk wisatawan yang rindu suasana desa. Belum lagi keramahan penduduk menjadi hiburan batin bagi wisatawan yang sehari-hari berjibaku dengan kerasnya kehidupan kota.

Perkampungan ini dirintis kelompok pemuda lokal bernama Komunitas Sabalad. Nama Kampung Nusantara dipilih sebagai bentuk kampanye keanekaragaman nusantara dan upaya menguatkan nilai-nilai toleransi warga dan wisatawan.

Di kampung ini secara khusus wisatawan bisa berjumpa dan berkegiatan dengan para pelajar multi etnis, budaya dan agama dari berbagai daerah di Indonesia. Para siswa tersebut merupakan penerima beasiswa Kelas Multikultural yang diselenggarakan SMK Bakti Karya, sekolah yang juga besutan Komunitas Sabalad.

Menginap Murah dan Wisata Sosial di Kampung Nusantara PangandaranFoto: Andi Nurroni
Penggagas Kampung Nusantara Ai Nurhidayat menjelaskan, sejak didirikan Januari 2018 lalu sudah ada kunjungan sekitar 1.500 wisatawan. Umumnya, kata Ai, wisatawan yang datang rombongan dari kota untuk program bakti sosial di Pangandaran.

"Ada pelajar, mahasiswa, juga wisatawan umum," kata Ai kepada detikcom, Minggu (3/2/2019).

Di Kampung Nusantara, kata Ai, wisatawan bisa menginap di 32 rumah warga yang telah disiapkan sebagai homestay. Per malam, wisatawan cukup membayar Rp 50 ribu.

"Untuk makan tiga kali sehari cukup tambah 50 ribu," katanya.

Ai mengatakan kegiatan sosial yang dapat dilakukan di tempat ini berupa pendidikan untuk anak, pemberdayaan warga, penyelenggaraan kegiatan atau sekadar magang di sekolah dan komunitas warga.

Wisata edukasi di Kampung Nusantara juga bisa dikombinasikan dengan wista alam yang tersedia tak jauh dari lokasi, seperti body rafting di Citumang, Jojogan dan Goa Lanang.

Menginap Murah dan Wisata Sosial di Kampung Nusantara PangandaranFoto: Andi Nurroni
Selama setahun ini Kampung Nusantara mencatatkan sejumlah pencapaian. Contohnya dari sisi ekonomi, warga mendapat penghasilan tambahan dari homestay, warung atau pemberdayaan ekonomi seperti berternak lele.

"Di luar soal wisata dan ekonomi, ini bentuk penanaman nilai toleransi, khususnya untuk warga. Warga desa yang sebelumnya tidak pernah ke mana-mana, jadi tahu budaya nusantara. Ditambah ada orang-orangnya langsung yang datang dari berbagai tempat di nusantara," ujarnya.

Ai berharap ke depan keberadaan Kampung Nusantara bisa menjadi obyek wisata alternatif dan unggulan di Kabupaten Pangandaran.


Tonton Juga 'Asyik! Jakarta-Pangandaran Kini Bisa Naik Kereta':

[Gambas:Video 20detik]

(tro/tro)