DetikNews
Rabu 30 Januari 2019, 15:49 WIB

Usung Celurit dan Golok, Pelajar Sukabumi Ditangkap Polisi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Usung Celurit dan Golok, Pelajar Sukabumi Ditangkap Polisi Empat pelajar terlibat tawuran ditangkap polisi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Anggota Patroli Motor Satuan Sabhara Polres Sukabumi Kota berhasil membekuk empat lelaki berstatus pelajar bersenjata tajam yang terlibat tawuran di perempatan Degung, Warudoyong, Kota Sukabumi.

Informasi yang diperoleh detikcom, aksi tawuran itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (30/1/2019). Mereka saling berhadapan dengan mengibaskan celurit dan senjata tajam lainnya untuk menyerang lawannya.

Sejumlah pengguna jalan sempat berusaha melerai, namun tidak bisa berbuat banyak lantaran mereka membawa senjata tajam. Saat melihat kedatangan petugas, para pelajar itu berlarian. Beberapa di antaranya kedapatan membuang senjata tajam yang sempat digunakan untuk tawuran ke dalam selokan.

"Mereka diamankan saat terlibat tawuran usai pulang jam sekolah. Tiga orang di antaranya kedapatan membawa golok, celurit dan gir yang dimodifikasi," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo.

Usung Celurit dan Golok, Pelajar Sukabumi Ditangkap PolisiPolisi menangkap empat pelajar bersenjata tajam yang terlibat tawuran di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Menurut Susatyo, anggotanya sudah terbiasa melakukan patroli di sekitar area yang memang rawan tawuran pelajar selepas pulang sekolah.

"Ada beberapa lokasi yang kita sebut sebagai strong point dengan memperbanyak penempatan anggota karena dianggap titik rawan tawuran. Tidak hanya satuan dari polres dengan patroli motor, tapi juga patroli oleh polsek-polsek di jajaran kita, antisipasi dini ketika memang ada kenakalan pelajar yang membahayakan warga," bebernya.

Sementara itu, Brigadir Erik Risandi salah seorang anggota patroli motor Sat Sabhara membenarkan dia dan rekan-rekannya sempat mengejar para pelajar tersebut.

"Ketika kita datang langsung ngebubarin, karena membahayakan pengguna jalan dengan senjata tajam. Mereka lari kita kejar, ada beberapa yang terjebak gang buntu langsung kita bawa untuk dimintai keterangan," tutur Erik.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed