Wahid Dekat dengan Fuad Amin, Pengacara: Satu Penderitaan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 14:43 WIB
Eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen (Foto: Dony Indra Ramdhan/detikcom)
Bandung - Kedekatan antara eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan narapidana korupsi terungkap di persidangan kasus suap perizinan. Kedekatan itu dinilai wajib dilakukan antara Kalapas dan napi.

Hal itu diungkapkan pengacara Wahid, Firma Uli Silalahi. Menurutnya wajar apabila seorang Kalapas menjalin kedekatan dengan para napi tak terkecuali koruptor.

"Kalau seorang Kalapas dengan narapidana wajib hukumnya harus dekat," ucap Firma kepada detikcom via telepon genggamnya, Kamis (17/1/2019).


Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Bandung kemarin, saksi pengawal bernama Joaquim Lucio dalam berita acara pemeriksaan (BAP) KPK mencurigai kedekatan personal antara Wahid dan Fuad Amin, eks Bupati Bangkalan. Kedekatan itu dicurigai saat Joaquim memotret Fuad di Rumah Sakit Dustira, Cimahi. Saat mengirimkan foto, Wahid meneleponnya dan menyatakan kalau Fuad menghubungi Wahid justru masih dalam perjalanan di tol dari Jakarta menuju rumah sakit.

Menanggapi hal ini, Firma mengatakan memang ada kedekatan antara Wahid dan Fuad Amin. Kedekatan itu lantaran keduanya sama-sama memiliki penyakit gula akut.

"Setelah kita tanya lebih mendalam dengan Wahid, ternyata mereka berdua ini sama-sama sakit gula akut. Mereka saling mengisi tentang pengobatan. Kalau Fuad ada obat herbal dikasih, begitu juga makanan yang tidak mengandung gula. Jadi semata-mata kedekatan ini kedekatan satu penderitaan," ujar Firma.

Firma memastikan konteks kedekatan Wahid dengan napi lain di lapas khusus koruptor itu masih dalam hal wajar. Kedekatan tidak dalam konteks yang negatif.


Kedekatan inilah, menurut Firma, yang membuat para napi memberikan sesuatu kepada Wahid. Seperti Fahmi Darmawansyah misalnya, menurut Firma, suami Inneke Koesherawati itu memberikan mobil double cabin kepada Wahid karena kebaikan Wahid.

"Kesaksian istri Fahmi yang bilang suaminya sayang dengan Pak Wahid. Konteks sayang ini bukan dalam rangkaian negatif," tuturnya.

Pihaknya membantah kedekatan personal antara Wahid dan napi ini menjadi sarana memudahkan fasilitas istimewa kepada napi. "Pemberian fasilitas nggak. Makanya kita tanya semua sama nggak dengan napi-napi lain. Sama. Semua melalui prosedur. Kalau memang ada kedekatan pribadi, saya kira tidak dalam konteks negatif," kata Firma.



Saksikan juga video 'Ditjen Pemasyarakatan: Wawan Kembali ke Sel, Fuad Amin Dirawat':

[Gambas:Video 20detik]


Wahid Dekat dengan Fuad Amin, Pengacara: Satu Penderitaan



(dir/bbn)