"Ini (rekayasa) sudah dilakukan kajian. Dari kajian tersebut ini dapat mengurangi kemacetan. Tadinya ada empat merahnya, sekarang mungkin hanya satu. Saya pikir itu lebih baik kita lakukan upaya ini dibanding tidak berupaya apa-apa untuk mengatasi kemacetan," ucap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat memantau rekayasa, Senin (14/1/2019).
Yana bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema dan juga kepala dinas memantau proses rekayasa lalu lintas di Antapani. Dia mengungkapkan rekayasa lalu lintas ini merupakan salah upaya Pemkot Bandung menekan kemacetan. Salah satu titik kemacetan terpadat memang berada di kawasan Antapani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yana menjelaskan rekayasa lalin ini akan diujicoba selama satu pekan. Setelah satu pekan berjalan, pihaknya akan mengevaluasi guna langkah selanjutnya.
"Ini akan kita coba selama satu minggu. Karena ini daerah padat, jadi setiap hari kota bisa lihat perkembangannya, satu minggu cukup," ujar Yana.
Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan kawasan Antapani yang kini dilakukan rekayasa memang kerap mengalami kepadatan. Salah satu contohnya banyak kendaraan yang memutar balik sembarangan.
"Kalau kita lihat salah satu titiknya adalah sering adanya kendaraan yang berputar sembarangan tadi di sini bisa lihat, di jalan inilah dilakukan upaya-upaya penutupan oleh barrier dengan harapan tidak setiap orang mudah untuk melakukan perputaran kendaraan," tuturnya.
Irman mengatakan selain memasang barrier, rencananya ada pemasangan rambu-rambu di lokasi tersebut. Rambu-rambu itu untuk menginformasikan kapan dan boleh tidaknya memutar balik di kawasan tersebut.
Terlaksananya rekayasa ini, dia optimistis akan ada penekanan kemacetan di kawasan tersebut. "Tujuannya adalah mengurangi jumlah kemacetan ekor daripada adanya kendaraan yang sering berputar balik di sekitar sini. Tentu kita berupaya bersama. Kita mencoba mencari solusi untuk memecahkan terjadinya kemacetan di titik-titik yang sering crowded pada jam padat," tutur Irman.












































