detikNews
Jumat 11 Januari 2019, 15:05 WIB

Haru, Korban Selamat Longsor Kampung Adat Temukan Foto Keluarganya

Syahdan Alamsyah - detikNews
Haru, Korban Selamat Longsor Kampung Adat Temukan Foto Keluarganya Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Awan duka masih menyelimuti warga Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Terutama bagi korban yang berhasil selamat dari timbunan tanah longsor di Kampung Adat tiga kasepuhan tersebut.

Hari ini, mereka kembali mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan peninggalan keluarga dari timbunan longsor. Torehan duka semakin dirasakan saat beberapa warga yang selamat menemukan foto-foto korban yang tewas karena longsor.

"Ini ibu Nanih, Sukiat, Artemah, Ahud mereka bibi, paman dan kakek saya. Semuanya meninggal tertimbun longsor namun berhasil ditemukan dan sudah dimakamkan," kata Suhenti (28) korban selamat dari timbunan longsor kepada media, Jumat (11/1/2019).



Tatapan mata Suhenti tidak lepas dari foto 3 x4 tersebut, sebelah tangannya menutup mulutnya yang terisak. Air mata deras mengalir, perlahan dia menangis sesegukan.

"Foto ini mengingatkan saya dengan mereka, saya pikir ada baiknya saya simpan sebagai kenangan. Foto-foto ini dulunya dikumpulkan di ketua RT untuk syarat pembuatan KTP," lanjut dia.

Haru, Korban Selamat Longsor Kampung Adat Temukan Foto KeluarganyaFoto: Syahdan Alamsyah


Senada dengan Suhenti, Ocim memperhatikan lekat-lekat foto Nanih ibundanya yang tewas karena tertimbun longsor. "Ini ibu saya, bibi dia (Suhenti). Saya mau simpan sebagai kenangan, ini satu-satunya foto beliau yang saya punya," ujarnya seraya memperlihatkannya kepada awak media.

Proses pencarian dan evakuasi telah dihentikan, warga setiap hari berbondong mencari sisa-sisa barang milik mereka di balik timbunan tanah. Selain itu ada juga barang-barang yang dikumpulkan oleh pihak desa, keluarga datang dan mencari barang milik mereka.

"Saya memilih barang yang masih bisa digunakan kalau tidak rusak saya ambil, kalau ada pakaian juga saya bawa untuk dicuci," tutur Rika (40).



Rika mengaku belum memiliki keberanian untuk kembali ke lokasi longsor, selain masih takut dia khawatir hal itu hanya akan membangkitkan kenangan dengan kerabatnya yang tewas tertimbun.

"Lebih baik nyari di bekas posko penampungan barang, masih belum berani untuk melihat langsung ke lokasi longsor," ungkapnya.



Saksikan juga video 'Berikut Nama Korban Longsor Kp Adat Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]


(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com