detikNews
Jumat 04 Januari 2019, 17:36 WIB

Pemkot Bandung Anggarkan Rp 800 Juta untuk Dokter Spesialis

Tri Ispranoto - detikNews
Pemkot Bandung Anggarkan Rp 800 Juta untuk Dokter Spesialis Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Bandung
Bandung - Kebutuhan dokter berstatus ASN di Kota Bandung dianggap telah mencukupi. Hanya saja untuk dokter spesialis hingga kini masih kurang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Pegawai (BKPP) Kota Bandung Yayan A Brilliyana mengatakan kebutuhan dokter khususnya di Puskesmas sejauh ini telah terpenuhi dengan peralihan dari pejabat struktural ke fungsional yang digelar pada hari ini, Jumat (4/1/2019).

"Sekarang dari 50 menjadi 80. Diharapkan dengan 80 ini semua pelayanan kesehatan yang ada terlayani dengan baik," ujar Yayan usai acara peralihan jabatan di Balai Kota Bandung.

Hanya saja, kata Yayan, untuk status dokter spesialis hingga kini masih kurang. Sehingga ke depan akan dilakukan penambahan atau memberikan biaya pendidikan pada dokter umum untuk menjadi spesialis.

"Itu sudah ada anggaran khusus Rp 800 juta untuk sekolah (pendidikan spesialis)," katanya.

Dalam acara tersebut sejumlah dokter puskesmas yang semula hanya struktural dialihkan menjadi pegawai fungsional atau dari pejabat administrasi ke pejabat teknis. Diharapkan peralihan tersebut membawa pelayanan yang lebih baik di seluruh Puskesmas Kota Bandung.

Pemkot Bandung Anggarkan Rp 800 Juta untuk Dokter SpesialisFoto: Dokumentasi Humas Pemkot Bandung


Sementara itu Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan ada 85 orang yang dilantik dari pegawai struktural menjadi fungsional. Pelantikan dilakukan di lingkungan Disdukcapil dan Dinkes Kota Bandung.

Oded mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menjaga integritas yang di antaranya menghadirkan rasa keadilan bagi semua. Maka dengan peralihan yang sesuai dengan aturan, keadilan bisa terasa di Kota Bandung.

"Saya kira keadilan itu menunjukkan bahwa memang fungsi pelayanan harus terus kita tingkatkan. Apalagi untuk yang namanya jabatan fungsional harus punya kemandirian, tapi jabatan struktural juga harus punya kemampuan mengelola staf di bawahnya," ucapnya.

Ke depan, kata Oded, ia berjanji akan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya dengan memberikan keadilan dengan penambahan bangunan atau pelayanan di Puskesmas agar semakin memudahkan masyarakat.
(tro/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com