Jelang Tahun Baru, Polisi Siaga di Jalur Wisata Ciwidey

Wisma Putra - detikNews
Senin, 31 Des 2018 18:48 WIB
Jalur Ciwidey. (Foto: dokumentasi detikcom).
Kabupaten Bandung - Jelang pergantian tahun, jalur wisata Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dijaga ketat polisi. Kawasan wisata Ciwidey kerap dijadikan sebagai tempat favorit untuk mengisi malam pergantian tahun.

"Persiapan malam tahun baru sebanyak 1.227 personel kita sebar di sejumlah Pos Pengamanan di Kabupaten Bandung," kata Kapolres Bandung AKPB Indra Hermawan di Mapolres Bandung, Jalan Bhanyakara, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/12/2018).


Selain mengamankan arus lalu lintas di malam pergantian tahun baru, hari berikutnya petugas berjaga di objek wisata kawasan Ciwidey, Cimenyan dan Pangalengan. "Kita sebar baik di obyek maupun di jalur menuju obyek wisata tersebut," ujarnya.

Petugas menyiapkan rekayasa jalur kalau terjadi kepadatan kendaraan saat pesta menyambut tahun baru. "Kita akan melakukan rekayasa jalur untuk malam tahun baru, maupun nanti pada saat di obyek wisata. Nantinya ada one way, dilakukan tentatif dari Soreang ke Ciwidey dan sebaliknya," tutur Indra.

Sementara itu, pihaknya akan mengantisipasi jalur yang terjadi kejahatan jalanan, di antaranya di wilayah Soreang, Baleendah, Banjaran dan Cikancung. "Intinya, semua lokasi sudah kita cover," katanya.

Indra berujar, Indonesia saat ini masih berduka. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu euforia merayakan pergantian tahun.

"Imbauan kepada warga, kita sedang berkabung beberapa waktu lalu ada bencana di Banten dan Lampung. Mari kita laksanakan malam pergantian tahun ini, dengan merefleksi diri agar tahun 2019 lebih baik, dengan dilaksanakan kegiatan positif," ucap Indra.


Kasatlantas Polres Bandung AKP Dony Eko Wicaksono menuturkan selain kawasan wisata Ciwidey pihaknya melaksanakan pengamanan jalur timur Bandung-Garut.

"Kita sudah siapkan beberapa CB (cara bertindak), apabila jalur selatan khususnya Ciwidey padat kita monitor situasi di dalam tol. Bila di dalam tol ada ekor dan antrean yang panjang kurang lebih 500 meter - 1 km kita akan alihkan ke GT Kutawaringin Timur," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memantau pergerakan arus lalu lintas di jalur Sadu-Soreang. Apabila kendaraan padat menuju Ciwidey dan arah turun normal akan dilakukan one way sepenggal dengan titik pending di Tanjakan Sungapan dan Tanjakan Mayor.

"Akan berlaku sistem buka tutup, dan bergantian informasi. Kendaraan masih bisa lewat (tidak ada penutupan)," kata Dony. (bbn/bbn)