Kaleidoskop 2018

Kuli Bangunan Bertelanjang Dada dan Semangat Adul Bertemu Presiden

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 31 Des 2018 09:25 WIB
Foto: Foto: Biro Pers Setpres
Sukabumi - Cerita kuli bangunan bernama Aryanto 'Bona' (19) dan seorang bocah difabel Mukhlis Abdul Kholik (9) penyandang disabilitas yang punya semangat tinggi untuk sekolah sempat meramaikan pemberitaan dan menyedot perhatian publik di tahun 2018 ini.

Keduanya memiliki harapan yang sama, ingin bertemu Presiden RI Joko Widodo. Bona akhirnya bertemu dengan Jokowi saat promosi Asian Games 2018 yang juga dihadiri puluhan artis, seniman hingga vlogger. Sementara Adul bertemu dengan orang nomer satu di Indonesia itu saat acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Summarecon, Bekasi, Jawa Barat.

Telanjang Dada, Bona Berlari Kejar Jokowi

Sebuah foto bidikan jurnalis Antara mendadak viral. Dalam objek foto itu terlihat seorang pria memakai topi, bertelanjang dada dan celana pendek biru mengejar Presiden Jokowi saat naik motor Chopperland di Sukabumi pada Minggu 8 April 2018.

Saat itu tidak ada yang mengetahui siapa sosok pemuda yang nekat mengejar rombongan Jokowi tersebut, sampai akhirnya identitas Bona terungkap ke publik.

Aryanto (19), namanya. Pemuda yang karib disapa Bona itu mengaku sudah menunggu kedatangan rombongan Jokowi sejak pagi, Minggu (8/4).

"Itu spontanitas saja, karena greget pengen colek Presiden Jokowi. Saya pikir awalnya bohong pak presiden mau lewat pakai motor, begitu melihat rombongannya lewat saya spontan langsung lari dan mendekat ke motor paling depan," kata Bona di kediaman kakaknya di Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (10/4/2018).

Bona mengaku saat itu baru selesai bekerja kuli bangunan di rumah kakaknya. Posisinya bertelanjang dada serta menggunakan kolor dan topi. Begitu melihat Jokowi dan rombongan touring motor melintas Jalan Raya Citarik, Bona langsung memasang ancang-ancang.

Keinginan Bona hanya satu, dia ingin bertemu dengan Jokowi dan mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan sekolah.

Mimpi Bona terwujud saat akhirnya Jokowi mengundang Bona untuk datang langsung ke Istana Negara pada Selasa (5/6/2018). Kedatangan Bona bertepatan dengan promosi Asian Games 2018 yang juga dihadiri puluhan artis, seniman hingga vlogger.

Kabar terakhir yang diterima detikcom, Bona akhirnya melanjutkan sekolah Paket C setara SMA. Selain itu Bona juga dikabarkan mendapat pekerjaan paruh waktu.

Merangkak 3 Kilometer Untuk Sekolah, Adul Bertemu Jokowi

Kegigihan Muklis Abdul Kholik alias Adul (9) untuk sekolah menginspirasi banyak orang. Siswa kelas 3 SDN 10 Cibadak Sukabumi tetap semangat menimba ilmu ke sekolah dengan cara merangkak. Jarak dari rumah ke sekolahnya sejauh tiga kilometer.

Anak asuh pasangan suami istri (pasutri) Dadan (50) dan Pipin (45) ini setiap hari harus melewati jalanan terjal dan jembatan bambu tanpa bantuan. Menurut keterangan Pipin, keputusan itu diminta sendiri oleh Adul karena tidak ingin merepotkan mereka.

Keinginan Adul dia ingin terus sekolah dan mewujudkan cita-citanya untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Untuk itu, dia berkeinginan menyampaikan langsung hal itu ke Presiden Jokowi.

Adul kemudian diundang Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta. Di tempat itu Adul tidak sendirian, dia ditemani relawan sosial Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) dan wali kelasnya Euis Khodijah yang mengantarnya sejak dari Sukabumi.

"Pak menteri menyampaikan sebelumnya Pak Jokowi sudah mengikuti perkembangan soal Adul dan bahkan beliau sudah mengutus orang untuk mencari keberadaan Adul, karena ada Pak Jokowi ada agenda ke luar negeri mungkin Insya Allah sepulang dari sana kalau enggak ada halangan Adul bisa bertemu dengan Pak Jokowi," beber Kristiawan.

Harapan Adul bertemu Jokowi akhirnya terkabul saat acara Hari Disabilitas Internasional, Senin (3/12/2018). Pertemuan Jokowi dan Adul berlangsung di Summarecon Bekasi, Jawa Barat. Pantauan detikcom, pertemuan berlangsung di dalam salah satu tenda di lokasi acara tersebut.

Adul yang mengenakan kemeja batik itu tampak dipangku oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. Adul juga tampak memegang kaki palsu.

Saat itu Jokowi menjanjikan jaminan untuk sekolah Adul, selain itu dari Kemensos juga memberikan bantuan sebuah kaki palsu dan sarana-prasana lain yang dibutuhkan Adul.

(sya/ern)