DetikNews
2018/12/26 15:44:20 WIB

Kaleidoskop 2018

OTT Kalapas dan Mewah-mewahan Ala Napi Tipikor Lapas Sukamiskin

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Halaman 1 dari 2
OTT Kalapas dan Mewah-mewahan Ala Napi Tipikor Lapas Sukamiskin Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Bandung - Peristiwa menghebohkan terkait kasus korupsi tak luput dari sorotan publik di tahun 2018. Salahsatunya kasus suap narapidana Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husen hingga mewah-mewahan ala napi di dalam penjara terungkap. Berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK, barang mewah dan fasilitas 'wah' napi di dalam penjara terbongkar.

Sabtu 21 Juli 2018, OTT KPK

Pada Sabtu (21/7/2018) KPK melakukan OTT Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Selain Wahid, KPK juga mengamankan napi tindak pidana korupsi (tipikor) kasus suap Bakamla Fahmi Darmawansyah, ajudan Wahid Hendry Saputra dan tahanan pendamping Fahmi, Andri Rahmat.

KPK turut menyegel kamar milik Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Fuad Amin Imron. Keduanya tak ada di tempat saat KPK melakukan OTT kepada Wahid Husen.

Minggu 22 Juli 2018, Sidak Dirjen PAS

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) langsung menindaklanjuti OTT KPK terhadap Wahid Husen. Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami langsung sidak ke lapas khusus koruptor itu. Hasilnya, sejumlah fasilitas mewah dari barang hingga duit ditemukan di sel napi.

"Harusnya enggak boleh masuk ke dalam. Makanya sekarang kami lakukan pembenahan. Kalau berpedoman pada SOP, enggak bisa masuk (barang yang ditemukan di sel)," kata Sri di Lapas Sukamiskin usai sidak.

Selain melakukan sidak, Kemenkum HAM Jabar juga melakukan 'bersih-bersih". Sebanyak 16 orang petugas diganti dan merobohkan saung elit di dalam Lapas Sukamiskin.

23 Juli 2013, Drama sel palsu Setya Novanto hingga Nazaruddin

OTT KPK terhadap Wahid Husen berimbas kepada temuan barang-barang mewah di sel para napi tipikor. Bahkan, Setya Novanto eks Ketua DPR diduga menempati sel palsu saat dilakukan sidak oleh Dirjen PAS.

Hal itu terungkap dalam tayangan Mata Najwa saat itu. Najwa Shihab yang ikut sidak bersama Sri Puguh mendatangi satu persatu kamar dari para napi tipikor di antaranya kamar Luthfi Hasan Ishak, Akil Mochtar, Setya Novanto hingga M. Nazaruddin. Dua nama terakhir dicurigai tempati sel palsu saat sidak dilakukan.

Dalam sidak itu ditemukan sejumlah kejanggalan mulai dari parfum wanita merek Victoria's Secret, dinding dengan tambalan hingga stiker nama di papan informasi kamar napi. Menkumham Yasonna Laoly pun mencurigai sel palsu Novanto itu.

"Kalau parfum mungkin preferensi, ya. Tapi melihat kepribadian beliau, style, gaya beliau, mencurigakan itu," ujar Yasonna dalam siaran Mata Najwa.

Termasuk sel Nazaruddin. Eks bendahara PArtai Demokrat yang tersandung kasus Hambalang itu diduga menempati sel palsu seperti Novanto. Kecurigaan berawal saat sidak terlihat Nazaruddin melipat sajadah. Nazaruddin mengenakan gamis dan peci putih. Terlihat di dalam ada toilet duduk dengan ember warna biru dan merah. Toiletnya hanya dibatasi partisi setengah badan. Cat tembok selnya terlihat kasar.

"No comment," kata Yasonna menanggapi soal sel palsu Nazaruddin.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed