detikNews
Minggu 23 Desember 2018, 18:54 WIB

Sambut Libur Natal, Wisatawan Padati Kawasan Lembang Bandung

Rachmadi Rasyad - detikNews
Sambut Libur Natal, Wisatawan Padati Kawasan Lembang Bandung Kendaraan memadati ruas jalan menuju kawasan Lembang Bandung. (Foto: Rachmadi Rasyad/detikcom)
Bandung Barat - Kawasan Lembang di Kabupaten Bandung Barat disesaki wisatawan yang memanfaatkan libur panjang menyambut Natal. Kendaraan roda empat berpelat B atau asal Jakarta mendominasi sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut.

Pantauan di lokasi, Minggu (23/12/2018), pukul 17.30 WIB, arus kendaraan dari arah Kota Bandung melalui Setiabudi terjadi kepadatan mulai pintu masuk Farm House hingga pertigaan Beatrix. Polisi berulang kali melakukan sistem one way untuk mengurai kepadatan.

Sementara dari arah Kota Cimahi melalui Cisarua, kepadatan mulai terlihat di depan Polsek Cisarua hingga Jalan Kolonel Masturi. Jalanan yang menanjak di Jalan Kolonel Masturi bahkan membuat beberapa mobil mogok.

Wisatawan asal Jakarta, Tedi (27), mengaku terjebak kemacetan sejak di Cisarua. Dia yang datang bersama keluarganya hendak berkunjung ke objek wisata Tangkuban Parahu untuk memanfaatkan waktu libur.

"Hampir empat jam macet, mobil nyaris tak bergerak, padahal saya sudah lewat jalur alternatif. Kalau tadi keluar lewat Pasteur pasti macetnya lebih parah," kata Tedi ketika ditemui di Jalan Tangkuban Parahu.

Kanitlantas Polsek Lembang AKP Asep Ratman menuturkan menjelang malam hari volume kendaraan di Lembang mengalami peningkatan yang signifikan baik dari arah Kota Bandung menuju Lembang serta sebaliknya.

"Untuk situasi terkini volume kendaraan semakin sore semakin banyak yang dari arah Subang maupun arah Setiabudi," kata Asep melalui sambungan telepon.

Dia menyebut meningkatnya volume kendaraan membuat ruang gerak yang tersedia begitu rapat sehingga nyaris tidak bisa bergerak sama sekali. Adapun titik kemacetan, kata dia, berada di objek wisata Floating Market dan Farm House.

Asep mengemukakan sejauh ini polisi masih berupaya untuk mengurai kemacetan dengan melakukan sistem buka tutup. "Berupaya buka tutup di Pertigaan Beatrix dan Grand Hotel. Sekarang sudah beberapa titik kemacetan seperti di Floating Market dan Farm House. Antrian sekarang sudah terhenti di Lembang. Sudah dilakukan delapan kali one way sejauh ini," ucap Asep.

Asep mengimbau kepada para pengemudi agar selalu menaati aturan lalu lintas dan melalui jalur alternatif yang telah tersedia jika terjebak kemacetan.

"Bilamana terjebak macet di sekitar kawasan Lembang bisa melalui jalan-jalan alternatif yang sudah tersedia di kawasan Lembang," kata Asep.

Sementara itu, Staf PT Graha Rani Putra Persada Heri Hidayat selaku pengelola objek wisata Tangkuban Parahu, menjelaskan terjadi peningkatan kunjungan dibanding hari sebelumnya.

"Hari ini ada peningkatan kunjungan antara 30-40 persen dibanding sebelumnya (Sabtu). Hal ini karena didukung faktor cuaca yang cukup cerah," kata Heri.
(bbn/bbn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com