Senam dan Masjid Solusi Bilik Cinta ala Kalapas Sukamiskin

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 20 Des 2018 14:00 WIB
Lapas Sukamiskin. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Kebutuhan biologis tak bisa dilepaskan dari diri manusia tak terkecuali para narapidana yang dihukum bui. Kemunculan 'bilik cinta' yang dibuat oleh suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin menjawab soal kebutuhan itu. Lapas Sukamiskin angkat bicara soal hal ini.


Inneke yang hadir menjadi saksi dalam persidangan eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan suaminya, kemarin pun menyatakan ruangan 2x3 di samping saung yang berisi kasur digunakan untuk memenuhi kebutuhan biologis suaminya.

"Itu kewajiban istri, saya menjalankannya. Melayani suami saya kebutuhan biologis manusia. Harus dipenuhi," ungkap Inneke.


Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto angkat bicara. Pria yang menggantikan Wahid Husen usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjelaskan jika ruangan sepert itu tak diperbolehkan.

"Enggak ada, enggak boleh. Tidak ada regulasi yang membolehkan seperti itu," ucap Tejo kepada detikcom, Kamis (20/12/2018).

Tejo pun tak tahu menahu soal keberadaan bilik cinta Fahmi. Sejak dia menjabat, ruangan itu sudah tak ada lagi.


"Itu enggak ada, sejak saya di sini juga enggak ada," tuturnya.

Lalu apa solusi Lapas Sukamiskin untuk hal itu?

"Pembinaan lah. Senam, olah raga, kegiatan di masjid. Itu sukanya dari mereka," tuturnya. (dir/tro)