Tim Antiteror Kawal Gereja di Kabupaten Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 20 Des 2018 13:48 WIB
Gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya di Stadion Ranggajati Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Polres Cirebon menyiagakan personel khusus antiteror di seluruh tempat peribadatan saat perayaan natal nanti guna mengantisipasi adanya serangan terorisme. Penempatan personel di tempat peribadatan tersebut menggunakan sistem berlapis. Personel antiteror itu mengawal 23 gereja yang tersebar di Kabupaten Cirebon.

"Jelas kita antisipasi tindakan terorisme. Sistem pengamanannya berlapis nanti. Kita juga memperhatikan keselamatan personel," kata Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (20/12/2018).

Menurut Suhermanto, penempatan personel antiteror tersebut disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan jumlah jemaat gereja. Selain penempatan tim antiteror, anggota Polres Cirebon tak segan menembak para pelaku tindak kejahatan selama Operasi Lilin Lodaya. Ia menjelaskan tindakan tembak di tempat tersebut merupakan instruksi dari pimpinan Polda Jabar.

"Ada pelaku kejahatan atau apapun yang membahayakan petugas, tentunya akan kita lakukan tindakan tegas. Kita perlu melakukan pengamanan maksimal guna menjamin peribadatan yang kondusif," kata mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat itu.

Ia menambahkan selama Operasi Lilin Lodaya Polres Cirebon mengerahkan 614 personel. "Kita akan mengantisipasi kemacetan, kriminalitas, terorisme dan lainnya. Kita juga mencegah agar tidak adanya aksi sweeping oleh pihak yang tak berwenang saat perayaan natal dan tahun baru nanti," tutur Suhermanto. (bbn/bbn)