DetikNews
Minggu 16 Desember 2018, 17:56 WIB

Ridwan Kamil Gulirkan 'Sekoper Cinta'

Tri Ispranoto - detikNews
Ridwan Kamil Gulirkan Sekoper Cinta Gubernur Jabar Ridwan Kamil meluncurkan 'Sekoper Cinta' di Sabuga Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil kembali menggulirkan program baru untuk warga Jabar. Kali ini program yang dikhususkan bagi kaum perempuan itu diberi nama Sekolah Perempuan Mencapai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).

Program yang nantinya diwajibkan di 27 kota/kabupaten se-Jabar itu diluncurkan di sela-sela acara Festival Kota/Kabupaten Layak Anak di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Minggu (16/12/2018). Acara ini turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.

Di temui usai peluncuran, Ridwan Kamil mengatakan program tersebut berawal dari tingginya angka perceraian akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan potensi stunting di Jabar.

"Oleh karena itu ada satu upaya yang dilakukan yaitu penguatan ibu-ibu yang sudah menikah. Kan keluarga ini tidak ada sekolahnya, maka kita bikin sekolah perempuan," ujar pria yang karib disapa Emil itu.

Emil menjelaskan dalam program tersebut sebagian besar diisi oleh ilmu mengenai ketahanan keluarga. Program ini sebelumnya telah dijalankan di Bogor dengan nama berbeda, dan diklaim berhasil mengurangi angka perceraian akibat KDRT.

"Kita berharap se-Jabar menyelenggarakan 'Sekoper Cinta'. Di dalamnya 50 persen modul soal keluarga, 50 persen lainnya apa-apa saja yang berkaitan dengan ekonomi, sosial hingga agama," katanya.

Sebagai orang nomor satu di Jabar, Emil menegaskan akan mewajibkan seluruh kabupaten/kota mengikuti program 'Sekoper Cinta'. "Ini diwajibkan (seluruh kabupaten kota). Tugas gubernur menstandarisasi. Bukan hanya launching di satu dua kota, tapi dimonitor di semua wilayah. Itu tugas saya," tutur Emil.

Ridwan Kamil Gulirkan 'Sekoper Cinta'Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menteri PPPA Yohana Yembise. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Menteri Yohana menilai banyak perempuan di Indonesia masih mengalami KDRT karena tidak mempunyai pegangan sebagai perlindungan. Bahkan mereka cenderung takut karena secara ekonomi masih tergantung pada sosok laki-laki atau suami.

"Dan dengan adanya usaha-usaha ini akan membantu ibu-ibu untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Salah satunya melalui 'Sekoper Cinta' yang di-launching oleh bapak gubernur. Saya apresiasi itu," ucap Yohana.

Dikutip dalam rilis yang diterima detikcom, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar Poppy Sophia Bakur mengatakan target peserta 'Sekoper Cinta' ialah perempuan dengan Usia di atas 18 tahun.

"Tahap awal akan dilakukan Training of Trainer (TOT) yang difasilitasi oleh DP3AKB Jabar kepada leader champion yang dipilih mewakili kecamatan seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat," katanya.

Nantinya, menurut Poppy, dihadirkan pengajar yang kompeten di bidangnya mulai praktisi kesehatan, lingkungan hidup, psikolog, dokter dan lain-lain. "Selanjutnya leader champion ini menjadi agen utama untuk pembentukan sekolah perempuan di tingkat desa/kelurahan," katanya.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed