KPK Geledah Kantor Disdikbud Cianjur

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 15 Des 2018 11:24 WIB
Suasana penggeledahan di Disdikbud Cianjur (Foto: Syahdan Alamsyah)
Cianjur - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat digeledah tim penyidik KPK, Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tim penyidik datang menggunakan tiga kendaraan dan langsung parkir di area kantor dinas tersebut. Pengamatan detikcom penyidik tidak menggunakan rompi bertuliskan KPK, mereka terlihat mengenakan masker untuk menutup wajah.

Sejumlah petugas kepolisian mengawal ketat proses penggeledahan tersebut, gerbang dinas yang biasanya terbuka hari ini tertutup rapat. Polisi berseragam lengkap dengan senjata berjaga di area pintu depan.

Tidak lama, Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdikbud Kabupaten Cianjur Asep Saepurohman muncul dan diperbolehkan masuk oleh tim penyidik KPK.


Informasi yang diperoleh, selain kantor Disdikbud tim penyidik juga melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Cianjur di waktu yang bersamaan. "Selain Kantor Disdikbud ada titik lainnya yang juga bakal digeledah KPK," ungkap salah seorang sumber detikcom.

Seperti diberitakan, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dan beberapa pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur diringkus personel lembaga antirasuah tersebut.

Irvan diduga memeras dan menerima duit suap berkaitan dengan anggaran pendidikan. Duit suap untuk Irvan dikumpulkan dari sejumlah kepala sekolah (kepsek) SMP di Kabupaten Cianjur. KPK menetapkan Irvan sebagai tersangka.

Irvan dijerat KPK dengan sangkaan memangkas anggaran dana alokasi khusus (DAK) pendidikan yang diajukan untuk 200 sekolah di Kabupaten Cianjur. "KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Rabu (12/12). (sya/mud)