Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemprov Jabar Gandeng e-Commerce

Mochamad Solehudin - detikNews
Jumat, 14 Des 2018 20:05 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Co-Founder & Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pemprov Jabar menjalin kerja sama dengan Bukalapak dalam bidang peningkatan pelayanan publik hingga pembinaan UMKM. Melalui kerja sama ini diharapkan visi Jabar sebagai provinsi digital bisa terwujud.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan Co-Founder & Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid. Kedua pihak berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan berbagai inovasi terutama pelayanan digital untuk kemudahan masyarakat.

Emil, sapaan Ridwan, sangat bersyukur baik atas terciptanya jalinan kerja sama dengan Bukalapak. Dia berharap berbagai masalah yang ada di Jawa Barat bisa terbantu dengan adanya kerja sama itu.

"Dunia digital tidak bisa dilawan. Maka agar tidak tertelan gelombang ombak, perahunya harus diperbaiki," ucap Emil di kantor Bukalapak Reserch and Development, Kota Bandung, Jumat (14/12/2018).

Pria yang akrab disapa Emil mengungkapkan, ada dua visi besar yang diusungnya dalam pembangunan Jabar. Pertama ingin menjadikan Jabar sebagai provinsi pariwisata dan kedua ialah provinsi digital.

"Kalau kita visikan pariwisata karena bahannya ada yang ujungnya ekonomi. Visi ke dua digital dan digital itu bukan hanya hak-hak Anda (generasi milenial dan warga kota saja). Tapi digital inklusif nolongin orang yang jauh dengan sentuhan digital seperti di pedesaan," tuturnya.

Satu inovasi pelayanan yang bisa dimaksimalkan bersama Bukalapak adalah dalam urusan pembayaran pajak kendaraan. Bila itu terwujud makan akan memberi kemudahan dan memberi banyak pilihan bagi masyarakat dalam urusan membayar pajak kendaraan.

"Saya senang kita akan kerja sama. Saya enggak tau provinsi lain secepat ini enggak respon digitalnya," ucap Emil.

Co-Founder & Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid sangat menyambut baik atas terciptanya kolaborasi ini. Dia menuturkan akan ada berbagai inovasi yang lahir dengan jalinan kerja sama tersebut.

Contohnya dalam peningkatan pelayanan publik di Jabar, promosi potensi wisata daerah dan pembinaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi. Salah satu program atau inovasi yang akan segera diluncurkan adalah penyediaan BukaBike.

BukaBike merupakan sebuah layanan peminjaman sepeda berteknologi tinggi dari aplikasi Bukalapak. Inovasi ini rencananya akan diuji coba di ITB pada Januari 2019. Bila ini berhasil maka akan diduplikasi ke area yang lebih luas.

"Layanan pembayaran pajak bermotor atau e-Samsat juga akan kita launching dalam waktu dekat di Bukalapak," kata Fajrin.

Bahkan ke depan, lanjut Fajrin, semua layanan publik dan lainnya di Jabar akan terangkum dalam sebuah platform khusus bernama BukaJabar. Dengan begitu diharapkan kualitas pelayanan di Jabar bisa meningkat dan memudahkan masyarakat.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman itu, turut juga diperkenalkan kantor Bukalapak Research and Development di Kota Bandung. Keberadaan kantor ini diharapkan akan turut membangun ekosistem startup teknologi di Kota Bandung. (mso/bbn)