detikNews
Selasa 11 Desember 2018, 10:10 WIB

Tragedi Pembantaian KKB Papua, Irawan Jalani Trauma Healing

Mukhlis Dinillah - detikNews
Tragedi Pembantaian KKB Papua, Irawan Jalani Trauma Healing Irawan disambut pelukan oleh keluarganya setiba di Mapolda Jabar. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung - Irawan Maulana (22), korban selamat insiden penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, mengalami trauma. Polda Jabar akan memberikan trauma healing untuk pria asal Garut tersebut.

Irawan tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (11/12/2018) pukul 08.10 WIB. Kedatangannya disambut Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan sanak keluarganya.

Pemuda warga Kampung Papandak, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, ini tampak mengalami trauma. Irawan belum mau berbicara mengenai apa yang dialaminya di Papua. Kondisi psikologi Irawan drop pascatragedi pembantaian pekerja Trans Papua oleh KKB.

"Terimakasih pada petugas TNI dan Polri yang sudah membebaskan saya," ucap Irawan singkat kepada awak media.


Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan kesehatan Irawan secara keseluruhan cukup baik. Namun, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan trauma healing untuk memulihkan psikis Irawan.

"Kami tetap akan memberikan pelayanan trauma healing untuk pemulihan secara psikis dari dokter Polda Jabar," ujar Agung.

Irawan merupakan salah satu korban selamat penembakan KKB di Kabupaten Nduga, Papua. Selama delapan bulan di Papua, Irawan bertugas sebagai teknisi jaringan tower. Dia lolos dari maut setelah berhasil bersembunyi di pos milik TNI di Kabupaten Nduga saat terjadi penyerangan oleh KKB. Irawan diselamatkan anggota TNI yang memberi tahu adanya insiden penembakan.



Saksikan juga video 'Komnas HAM Kecam Penembakan KKB di Proyek Jembatan Papua':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com