DetikNews
Rabu 05 Desember 2018, 14:45 WIB

Ibu Pembuang Bayi di Irigasi Tasikmalaya Ditangkap

Deden Rahadian - detikNews
Ibu Pembuang Bayi di Irigasi Tasikmalaya Ditangkap Kapolres Tasikmalaya AKBP Doni Eka Putra saat ekspose pengungkapan kasus pembuang bayi. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya - Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan pembuangan bayi di saluran irigasi kawasan Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/11/18). Pelaku pembuangan bayi tiada lain ibu kandung korban, inisial LS (28), warga Cintaraja.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Doni Eka Putra mengatakan LS sengaja membuang bayinya untuk menutupi aib. Sebab LS hamil saat pisah ranjang dengan suaminya selama sembilan bulan. Keduanya bahkan sudah menempuh proses perceraian di pengadilan.

Demi menutupi kehamilanya pelaku jarang keluar rumah hingga mengenakan pakaian besar agar terlihat gendut. "Pelaku dan suaminya sedang proses perceraian, artinya sedang pisah ranjang. Diduga pelaku ini hamil oleh pacarnya," kata Doni di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (5/12/18).


Pelaku mengaku melahirkan seorang diri di tepi saluran irigasi. Sang bayi usai dilahirkan langsung dibuang ke sungai hingga tenggelam kehabisan napas.

"Jadi waktu merasakan akan melahirkan, pelaku langsung ke aliran sungai. Saat bayi keluar langsung dihanyutkan. Kita ancam pelaku dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujar Doni.

Pembuangan bayi tersebut terjadi pada Jumat (28/11) di aliran sungai, Kampung Cintaraja, Kecamatan Singaparna. Saat ditemukan, bayi masih terikat tali ari-ari. Penemuan bayi malang itu sempat membuat geger warga setempat.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed