Selundupkan Narkoba Pakai Kondom Jadi Tren di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 04 Des 2018 12:33 WIB
Pemusnahan narkoba di halaman kantor Kejari Kota Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Kasus narkoba menempati urutan pertama dalam penanganan Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Jumlah tersangka di tahun ini mencapai 55 orang yang saat ini sudah mendapat putusan hukum oleh pengadilan.

Berdasarkan persentase, perkara narkoba mendapat porsi hampir sebanyak 40 persen. Disusul perkara kepemilikan senjata tajam sebanyak 20 persen dan sisanya pidana umum lain di antaranya kenakalan remaja dan pelecehan seksual.

"Tahun ini ada 55 kasus narkoba yang sudah mendapat putusan tetap pengadilan, itu yang sudah putus ya belum yang masih berjalan penanganannya. Narkoba menempati urutan teratas dibandingkan perkara lainnya," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina di halaman kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018).

Uniknya, penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi tren baru peredaran barang haram tersebut. Dalam tahun ini saja tercatat empat kali upaya penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan kepolisian dan petugas pengamanan lapas.

"Informasi yang saya dapat sudah ada tiga tersangka saat ini masih menjalani proses penyidikan di kepolisian. Mereka berstatus terdakwa dalam kasus yang sama," ujar Ganora.

Selundupkan Narkoba Pakai Kondom ke Lapas Jadi Tren di SukabumiPemusnahan narkoba di halaman kantor Kejari Kota Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah)
Kasi Pidum Kejari Kota Sukabumi Rachman Zamal menambahkan upaya penyelundupkan narkoba menjadi tren di kalangan pemakai dan pengedar barang haram tersebut. Berbagai cara dilakukan pelaku untuk memasukkan barang-barang itu ke dalam lapas.

"Jadi tren baru, misalnya mereka memasukkan narkoba ke dalam kondom, lalu dimasukkan ke dalam anus. Namun beberapa kali upaya ini berhasil digagalkan oleh petugas lapas dan kepolisian. Terakhir kita mendapat informasi ditemukan juga kondom dan sembilan paket narkoba di dalam kendaraan tahanan usai para terdakwa menjalani sidang," tutur Rachman mengungkapkan.

Hari ini kejaksaan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba ganja dari sebanyak empat perkara, sabu-sabu 21 perkara, obat-obatan terlarang 27 perkara, dan sisanya barang bukti berupa senjata api rakitan dan airsoft gun. Proses pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di halaman kantor Kejari Kota Sukabumi.

"Tahun ini kami sudah dua kali melalukan pemusnahan barang bukti, untuk yang hari ini untuk periode September sampai November," ujar Rachman.


Saksikan juga video 'Ada Narkoba di Bungkus Biskuit':

[Gambas:Video 20detik]

(sya/bbn)