Gubernur Jabar Ridwan Kamil melantik secara langsung Karna, di Aula Barat, Gedung Sate, Senin (26/11/2018). Sejumlah tamu undangan hadir dalam acara pelantikan tersebut, baik dari lingkungan Pemprov Jabar dan juga Pemkab Majalengka.
Karna akan menjabat sebagai Bupati Majalengka periode 2013-2018 selama kurang lebih enam belas hari. Setelah itu, dia akan kembali dilantik sebagai Bupati Majalengka terpilih hasil Pilkada Serentak yang rencananya digelar pertengahan Desember mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, dia menitipkan beberapa proyek pembangunan untuk dikawal oleh Karna. Apalagi Kabupaten Majalengka diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Jawa Barat bersama beberapa daerah lainnya.
"Majalengka, Subang, Cirebon akan jadi pusat pertumbuhan di Jabar ke depan. Karena bandara sudah jadi, Pelabuhan Patimban sudah ada, Cirebon akan banyak bebenah," ucapnya.
Emil menyatakan, bakal mengawal secara langsung program pembangunan yang dijalankan Pemkab Majalengka dan dua daerah lainnya tersebut. Dia tidak ingin pola pembangunan di wilayah tersebut salah dan tidak terarah.
"Saya akan mengawal agar segitiga Cirebon, Patimbang dan bandara di mana Majalengka dominan itu harus dari awal tertata, tata ruangnya jangan asal-asalan," katanya.
Di lokasi yang sama, Bupati Majalengka Karna Subahi menyatakan telah menyiapkan berbagai program pembangunan untuk dijalankan ke depan. Beberapa proyek infrastruktur juga akan digenjot sehingga akses bagi masyarakat bisa semakin baik.
"Kita hadirkan investor untuk bersama-sama membangun percepatan (pembangunan) dan BIJB di Majalengka. Program pendidikan, kesehatan, ekonomi, pelayanan dasar itu tinggal memperkuat saja termasuk infrastruktur," ucapnya.
(mso/ern)











































