DetikNews
Jumat 16 November 2018, 18:10 WIB

Kata Pihak SD soal Guru di Sukabumi Dipolisikan Diduga Cabul

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kata Pihak SD soal Guru di Sukabumi Dipolisikan Diduga Cabul Ilustrasi. (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Sukabumi - Sejumlah orang tua salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendatangi kantor polisi pada Kamis (15/11/2018) kemarin, terkait dugaan pelecehan seksual yang dialami putri mereka. Seorang guru dilaporkan soal dugaan cabul tersebut. Pihak sekolah tidak terima disebut adanya pelecehan sejumlah siswi oleh guru itu di sekolah mereka.

"Awalnya ada pengaduan dari wali murid, pengaduan biasa bahwa ada yang sedikit tidak di mengerti dari guru tersebut tapi belum ada tuntutan apa-apa. Hari berikutnya baru ada tuntutan agar (guru tersebut) dimutasi," kata M Ahyar, salah seorang guru saat mendampingi Yuyu Yuningsih, kepala sekolah, kepada awak media, Jumat (16/11/2018).


Ketika ditanya soal permintaan mutasi tersebut dari orang tua, Ahyar menjelaskan bahwa anak merasa tidak nyaman terhadap guru tersebut. "Minta guru dimutasikan karena anaknya merasa tidak nyaman dengan guru tersebut, katanya sih ada perlakuan yang tidak nyaman. Katanya ada pelukan gitu sih, tapi saya tidak tau jelasnya karena belum ada pembuktian," tuturnya.

Pihak sekolah membantah pernah ada upaya mediasi terkait aduan orang tua murid karena sekolah masih fokus terhadap akreditasi sekolah. "Kalau menurut pandangan saya, itu mungkin memberikan reward ketika ada anak yang berprestasi dalam olahraga ada pelukan, itu aja sih. Kalau sampai (disebut) cabul, berlebihan menurut saya," ucap Ahyar.

Kepsek Yuyu menjelaskan usai mendapatkan laporan dari orang tua siswi itu pihaknya mengkonfirmasi langsung kepada guru inisial U yang melakukan pelecehan.

"Setelah mendapat laporan dari orangtua murid, saya langsung panggil guru yang bersangkutan. Saya tanya apa benar seperti yang dilaporkan, pengakuan U apa yang dilakukan itu sebagai bentuk reward, kasih sayang. Enggak sampai terlalu jauh," kata Yuyu.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed