DetikNews
Kamis 15 November 2018, 20:12 WIB

Geger Tengkorak Pria Tergantung di Hutan Nyalindung Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Geger Tengkorak Pria Tergantung di Hutan Nyalindung Sukabumi Ilustrasi. (Foto: Mindra Purnomo)
Sukabumi - Warga dibuat geger dengan temuan tengkorak manusia tergantung pada sebatang pohon di kawasan hutan lindung Talaga Warna, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sesosok mayat tersebut berjenis kelamin pria.

Sewaktu ditemukan, kondisi kepala mayat sudah menjadi tengkorak dan bau busuk. Bau tersebut sempat meneror warga di sekitar lokasi selama sepekan terakhir.

"Informasi dari warga, saat ditemukan, kondisi leher tergantung pada seutas tali warna biru yang diikat pada batang pohon. Kedua kakinya menyentuh tanah," kata Sekretaris Camat Nyalindung Anna Rudiana via sambungan telepon, Kamis (15/11/2018).

Posisi mayat sudah dikerubuti belatung. Sejumlah bagian tubuh lainnya juga sudah menjadi kerangka. Anna mengaku belum mendapat informasi soal identitas mayat tersebut.

Mayat itu mengenakan jaket berbahan parasut dengan tulisan Bolellza, kaus abu, celana panjang hitam dan sandal jepit. "Saya langsung melaporkan temuan mayat itu ke anggota Polsek Nyalindung," ucapnya.

"Polisi datang dan langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi. Lalu membawa mayat itu RSUD Sekarwangi Cibadak," Anna menambahkan.

Humas RSUSD Sekarwangi Cibadak Sukabumi Ramdansyah membenarkan pihaknya menerima kiriman jenazah yang diantar petugas Polsek Nyalindung.

"Dari fisik jenazah sudah tidak dapat dikenali. Karena sudah mengalami proses pembusukan yang diperkirakan hampir dua minggu. Meski sudah tidak dapat dikenali karena, pembusukan polisi telah mendapatkan barang bukti berupa telepon seluler yang ditemukan pada jasad korban," tutur Ramdansyah.

Menurut dia, ada orang yang mengaku kerabat, bahwa jasad lelaki itu bernama Ujang Maulana, warga Kampung Hejo Cokor, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung. Polisi akan memeriksa mendalam termasuk autopsi untuk mengetahui penyebab kematian pria tersebut.

"Sebagian besar keluarga korban sudah berada di rumah sakit," ucap Ramdansyah.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed