DetikNews
Kamis 15 November 2018, 16:18 WIB

Begini Kondisi Lubang Besar di Sukabumi yang Sempat Heboh

Syahdan Alamsyah - detikNews
Begini Kondisi Lubang Besar di Sukabumi yang Sempat Heboh Lubang besar berada tengah sawah di Sukabumi pada awal September 2018. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Lubang misterius berada tengah sawah milik warga di Kampung Legoknyenang RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, sempat bikin heboh pada awal September 2018. Belakangan lubang besar berukuran enam meter itu diketahui merupakan amblesan dari terowongan aliran sungai yang berada di dalam tanah.

Pintu masuk dan keluar terowongan air tersebut memang ada di masing-masing ujung bukit di area sawah tersebut. detikcom mencoba mendatangi kembali area lubang tersebut, Kamis (15/11/2018). Kondisinya sudah jauh berubah, padi yang berada di sekitar lubang sudah meninggi. Lubang yang berada di dekat pintu keluar terowongan air juga sudah menjorok ke dalam.

"Lubang di ujung yang dekat dengan tebing sudah membentuk aliran sungai, sementara lubang yang satu lagi terus melebar mengikuti terowongan di bawahnya," kata Yogi Prayoga (23) warga di sekitar lokasi kepada detikcom.

Begini Kondisi Lubang Besar di Sukabumi yang Sempat HebohKondisi terkini lubang besar di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Menurut Yogi, saat itu memang sempat dipasangi garis polisi di sekitar lubang. Namun seiring waktu tanda pengaman tersebut hilang entah kemana, saat ini warga masih merasa dihantui dengan luas amblesan yang terus bertambah.

"Kalau mau ke arah pintu terowongan berarti amblesan bakal mengenai jalan setapak, belum lagi ada satu rumah warga yang berdiri di atas mulut terowongan. Sampai saat ini belum ada solusi tentang itu, kalau untuk pemilik sawah sudah pasrahin kondisi sawahnya hancur," tuturnya.

Senada dengan Yogi, Cece Sudirman juga warga setempat mengaku sudah pasrah dengan kondisi amblesan di tengah sawah yang pernah digarapnya itu. Saat ini dia hanya berharap pemerintah setempat tidak lepas tangan karena sewaktu-waktu lubang bisa terus melebar.

"Kalau kondisinya ya sudah seperti itu, mau digimanain lagi. Tinggal bagaimana antisipasi enggak nambah ketakutan warga. Karena lubangnya masih terus melebar, sekarang hanya tinggal lima meteran lagi ke jalan setapak," tutur Cece.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed