DetikNews
Kamis 15 November 2018, 13:50 WIB

Pemkot Bandung Segera Terbitkan Perwal Larangan Kantong Plastik

Tri Ispranoto - detikNews
Pemkot Bandung Segera Terbitkan Perwal Larangan Kantong Plastik Acara Bandung Menjawab membahas larangan kantong plastik. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Pemkot Bandung dalam waktu dekat akan memiliki payung hukum soal pelarangan penggunaan kantong plastik. Larangan tersebut nantinya dituangkan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal).

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Dedy Dharmawan mengatakan Perwal akan menjadi penguat dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah.

"Pembuatan Perwal masih berjalan. Sebelumnya (ada Perwal), kita buat surat edaran dulu karena sudah ada Perda," ujar Dedy kepada wartawan saat acara Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (15/11/2018).

Selain menyiapkan Perwal, DLHK juga kini mencari solusi jangka panjang setelah kantong plastik benar-benar dilarang. "Sejauh ini solusinya bisa ganti kresek berbahan singkong atau jagung yang ramah lingkungan," katanya.

Menurut Dedy, dibanding kantong plastik pada umumnya, kresek berbahan baku olahan singkong atau jagung tersebut lebih mudah terurai. Sementara plastik pada umumnya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk bisa terurai.

Meski dalam tahap pembahasan, Dedy mengaku sudah mendapat respons positif dari para warga. Salah satu contohnya ialah pemilik toko ritel besar di Jalan Peta datang ke Kantor DLHK untuk berdiskusi terkait rencana larangan tersebut.

"Mereka datang katanya mau mulai pakai alternatif lain, antisipasi dari sekarang. Sepertinya mereka pakai kantong kertas dan dus sebagai gantinya," ucapnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga tengah tahapan berkomunikasi dengan para pedagang kantong plastik agar aturan yang akan diterapkan ada solusi saling menguntungkan.

Dalam kesempatan itu Dedy mengimbau agar warga mulai membiasakan diri tidak menggunakan kantong plastik. Ia berharap warga sudah membiasakan diri membawa wadah seperti tas kain atau lainnya sebagai pengganti kantong plastik.

"Kalau sekiranya belanja satu macam, tidak usah pakai plastik. Kalau pun mau bawa tas sendiri yang tidak sekali pakai buang," ujar Dedy.
(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed